BECKER.BIZ.ID – Sebuah video yang menunjukkan insiden antara dua truk besar dan pengendara sepeda motor menjadi viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi di Jalan Desa Tasikagung, Kecamatan Rembang, dan berakhir dengan kecelakaan antara truk trailer dan sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @tubenawawi, terlihat sebuah truk boks sengaja menghalangi laju truk trailer di belakangnya di Simpang Tiga Jembatan Karang Geneng atau yang dikenal dengan Tugu Ikan, Rembang. Truk boks tersebut menutup sebagian jalur, sehingga menimbulkan situasi berbahaya. Insiden ini berujung pada senggolan antara truk trailer dengan pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Rembang, Iptu Bhakti Satria, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden ini terjadi pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Kecelakaan melibatkan truk trailer merek FAW dengan plat H-9038-OF dan sepeda motor Yamaha Fazzio bernopol K-3695-AD.
Menurut penjelasan Bhakti, insiden bermula dari perselisihan antara pengemudi truk trailer, M. Kumaidi (60), warga Desa Selopuro, Kecamatan Lasem, dengan pengemudi truk boks Mitsubishi Colt Diesel bernama Aditya Tito Yulian (22), warga Semarang. Perselisihan terjadi di jalan wilayah Desa Dresikulon, Kecamatan Kaliori, sekitar pukul 16.30 WIB, saat truk boks mencoba mendahului truk trailer di sisi kiri.
Namun, karena adanya kendaraan parkir di bahu jalan, truk boks kembali ke jalur kanan secara mendadak. Pengemudi truk trailer membunyikan klakson keras, yang diduga membuat pengemudi truk boks merasa tersinggung dan berujung pada aksi saling pepet antara kedua kendaraan.
Sesampainya di Desa Tasikagung, truk boks kembali mendahului dari kiri lalu masuk secara tiba-tiba ke jalur kanan. Pengemudi truk trailer yang kaget menghindar ke kanan dan melewati marka tengah jalan, sehingga menabrak sepeda motor Yamaha Fazzio yang melaju dari arah berlawanan.
Pengendara sepeda motor, Karman (45), seorang PNS asal Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang, mengalami kecelakaan tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 1 juta.
Permasalahan akibat kecelakaan ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan atas permintaan korban. Pengendara sepeda motor menerima ganti rugi dari kedua sopir truk. Selain itu, perselisihan antara sopir truk trailer dan truk boks juga diselesaikan dengan damai, di mana sopir truk boks mengganti kerusakan kaca variasi truk trailer yang pecah akibat insiden sebelumnya.
“Kami memastikan bahwa semua pihak sepakat menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dan permasalahan dinyatakan selesai,” tutup Iptu Bhakti Satria.
Video ini menjadi perhatian publik dan memunculkan diskusi tentang pentingnya kehati-hatian dan etika berkendara, khususnya bagi pengemudi kendaraan besar demi keselamatan bersama di jalan raya.(*)
