Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Arab Saudi Perketat Akses ke Mekkah Jelang Haji 2026, Hanya Jemaah Berizin yang Diizinkan Masuk

14 April 2026 | 14 April WIB Last Updated 2026-04-14T02:44:00Z

 


BECKER.BIZ.ID-Pemerintah Arab Saudi memberlakukan aturan baru menjelang pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi dengan memperketat akses menuju Mekkah. Kebijakan ini diambil guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan para jemaah selama musim haji berlangsung.

Mulai 13 April 2026, hanya individu dengan izin resmi yang diperbolehkan

memasuki Mekkah. Mereka yang diizinkan antara lain pemegang visa haji, penduduk dengan izin tinggal (ikamah) yang diterbitkan di Mekkah, serta pekerja yang memiliki izin khusus di area tempat suci.

Pemerintah setempat menegaskan bahwa siapa pun di luar kategori tersebut akan ditolak masuk dan diminta kembali di titik pemeriksaan. Kebijakan ini merupakan bagian dari penerapan prinsip “Tidak Ada Haji Tanpa Izin” yang terus diberlakukan setiap tahun.

Selain pembatasan akses, pemerintah juga menetapkan tenggat waktu bagi jemaah umrah untuk meninggalkan Arab Saudi, yakni paling lambat 18 April 2026. Seiring dengan itu, penerbitan izin umrah melalui platform digital juga akan dihentikan sementara hingga akhir Mei.

Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan prosedur rutin untuk memastikan kualitas penyelenggaraan ibadah haji tetap terjaga.

Ia juga mengingatkan masyarakat, termasuk dari Indonesia, agar tidak tergiur dengan tawaran keberangkatan haji melalui jalur tidak resmi. Menurutnya, penggunaan visa selain visa haji berisiko besar, mulai dari penolakan masuk hingga sanksi hukum yang berlaku di Arab Saudi.

Pihak Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi terus berkoordinasi dengan berbagai negara, termasuk Indonesia, guna memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan sesuai ketentuan.

Dengan kebijakan ini, diharapkan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 dapat berlangsung lebih tertib serta memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah dari berbagai negara.(*)

×
Berita Terbaru Update