-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jangan Asal Beli! Ini Hal yang Harus Dicek Sebelum Membeli EV Bekas

10 April 2026 | 10 April WIB Last Updated 2026-04-10T09:02:00Z

 


BECKER.BIZ.ID-Saat melakukan uji coba kendaraan (test drive) mobil listrik, sebaiknya membuka jendela dan mencari lokasi yang memiliki tembok tinggi. 

Hal ini bertujuan agar suara dari kendaraan dapat terdengar lebih jelas saat mobil berjalan. Selain itu, periksa pula kapasitas daya listrik di rumah. 

Misalnya, jika daya listrik rumah sebesar 8.000 watt, pastikan kapasitas tersebut mencukupi untuk kebutuhan pengisian daya mobil listrik. Perlu diperhatikan bahwa ketersediaan suku cadang interior mobil listrik masih terbatas, sehingga calon pembeli harus lebih berhati-hati dalam memilih kendaraan.

Checklist Yang Penting Sebelum Beli EV Bekas

Terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat akan membeli mobil listrik bekas. 

1. Kondisi baterai

Karena komponen ini merupakan bagian yang paling vital. 

Pastikan untuk memeriksa daya tahan dan jarak tempuh baterai menggunakan alat pemindai khusus mobil listrik. 

Melalui alat tersebut, berbagai informasi seperti kondisi baterai, suhu, inverter, serta modul lainnya dapat diketahui secara rinci.

2. Periksa motor listrik dengan cara mendengarkan suaranya saat uji coba kendaraan. 

Pada dasarnya, motor listrik tidak menimbulkan suara bising. Oleh karena itu, apabila terdengar bunyi yang tidak wajar, hal tersebut perlu diwaspadai. 

Selanjutnya, perhatikan sistem pengisian daya. Pastikan mobil dilengkapi dengan perangkat pengisi daya, karena harganya relatif mahal jika harus dibeli secara terpisah.

3. Sistem pendingin baterai juga harus diperiksa

Termasuk cairan pendingin serta riwayat suhu, apakah pernah mengalami panas berlebih atau tidak. B

agian interior juga perlu diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak terdapat kerusakan, mengingat ketersediaan suku cadang masih terbatas. 

Kondisi rangka dan bodi kendaraan juga penting untuk diperhatikan, terutama untuk memastikan bahwa mobil tidak pernah terendam banjir atau mengalami kecelakaan berat.

Pemeriksaan perangkat lunak dan firmware juga tidak kalah penting, karena berkaitan dengan kinerja kendaraan. 

Umumnya, pembaruan sistem dilakukan melalui pihak resmi. Selain itu, aspek legalitas seperti STNK, BPKB, serta dokumen pendukung lainnya harus lengkap. 

Pastikan pula status garansi baterai masih berlaku, mengingat biaya penggantian baterai mobil listrik tergolong tinggi.

Dengan memperhatikan berbagai aspek tersebut, calon pembeli diharapkan dapat lebih bijak dalam memilih mobil listrik bekas yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi.(*)

×
Berita Terbaru Update