BECKER.BIZ.ID — Kabar baik bagi calon mahasiswa yang belum sempat mengikuti seleksi beasiswa tahap sebelumnya. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan kembali membuka program Beasiswa Co-Funding 2026 yang menawarkan peluang studi ke luar negeri melalui skema pendanaan bersama mitra internasional.
Program ini hadir dengan pendekatan berbeda dibanding jalur reguler. Salah satu keunggulannya adalah tidak adanya seleksi bakat skolastik, sehingga memberikan kesempatan lebih luas bagi pelamar untuk bersaing berdasarkan kualifikasi akademik dan kesiapan studi.
Skema co-funding ini dirancang untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor strategis yang sejalan dengan kebutuhan pembangunan nasional. Peserta yang lolos nantinya akan menempuh pendidikan di sejumlah kampus ternama dunia dengan bidang studi yang telah ditentukan.
Sejumlah program yang ditawarkan antara lain kerja sama pendidikan dengan Tiongkok di bidang teknik metalurgi melalui University of Science and Technology Beijing dan Northeastern University. Program ini difokuskan untuk memperkuat sektor industri hilirisasi di Indonesia, bahkan salah satunya memberikan peluang kontrak kerja setelah lulus.
Selain itu, tersedia juga program magister di Université Paris-Saclay yang menawarkan beragam bidang studi mulai dari sains hingga energi. Untuk jenjang doktoral, pelamar dapat memilih studi di Hiroshima University atau mengikuti program doktoral di Perancis melalui kerja sama dengan Institut Français Indonésie.
Persyaratan yang ditetapkan bervariasi, namun secara umum mencakup batas usia maksimal antara 35 hingga 47 tahun tergantung jenjang pendidikan, IPK minimal 3,00 hingga 3,25, serta kemampuan bahasa asing seperti IELTS atau TOEFL.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi LPDP dan, untuk beberapa program, wajib dilengkapi dengan pendaftaran di portal universitas tujuan. Pendaftaran dibuka mulai 17 April hingga 18 Mei 2026.
Seleksi akan dilakukan dalam beberapa tahap, mulai dari administrasi, masa sanggah, hingga wawancara substansi. Hasil akhir dijadwalkan diumumkan pada Juli 2026, sementara perkuliahan paling cepat dimulai pada September atau Oktober 2026, tergantung program yang diambil.
LPDP mengingatkan calon pelamar untuk memperhatikan ketentuan khusus di tiap program, termasuk jadwal tambahan dan persyaratan dokumen seperti Letter of Acceptance (LoA) untuk program tertentu.
Dengan dibukanya kembali program ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Indonesia yang dapat mengakses pendidikan global dan berkontribusi dalam pembangunan nasional di masa depan.(*)
