Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Masa Kepengurusan PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota Berakhir, PWI Sumbar Dorong Percepatan Musda

25 June 2026 | 25 June WIB Last Updated 2026-06-25T08:07:36Z

 

Berakhirnya masa kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Payakumbuh-Limapuluh Kota periode 2022-2025 mulai menjadi perhatian di kalangan insan pers daerah. Sejumlah pihak mendorong adanya kejelasan organisasi serta percepatan proses pergantian kepemimpinan melalui Musyawarah Daerah (Musda).

Payakumbuh, Becker.Biz.Id — Berakhirnya masa kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Payakumbuh-Limapuluh Kota periode 2022-2025 mulai menjadi perhatian di kalangan insan pers daerah. Sejumlah pihak mendorong adanya kejelasan organisasi serta percepatan proses pergantian kepemimpinan melalui Musyawarah Daerah (Musda).

Mantan Ketua PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota, Yusrizal, menilai berdasarkan pelaksanaan Konferensi Cabang (Konpercab) yang digelar pada 2 Oktober 2025 lalu, masa kepengurusan secara de facto telah berakhir.

Ia mengatakan, hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait perpanjangan masa jabatan maupun langkah lanjutan yang disampaikan kepada jajaran anggota di daerah.

“Kalau mengacu pada hasil Konpercab Oktober 2025, secara de facto masa kepengurusan sudah selesai. Namun secara administratif masih perlu kejelasan dari PWI Sumbar terkait status kepengurusan tersebut,” ujar Yusrizal melalui pesan WhatsApp, Rabu (24/6/2026).

Menurutnya, sebagai organisasi profesi yang menjadi konstituen Dewan Pers, PWI perlu memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Ia berharap PWI Sumatera Barat segera mengambil langkah dengan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Ketua apabila diperlukan, sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Musda agar proses regenerasi kepemimpinan berjalan baik.

Selain persoalan kepemimpinan, Yusrizal juga menyinggung rencana penataan administrasi keanggotaan antara PWI Kota Payakumbuh dan PWI Kabupaten Limapuluh Kota. Ia berharap terdapat kebijakan yang jelas mengenai status organisasi ke depan.

Ia menambahkan, pemutakhiran data anggota menjadi hal penting sebelum pelaksanaan Musda. Sebab, hanya Anggota Biasa yang memiliki hak suara dalam proses pemilihan kepengurusan.

“Data anggota harus benar-benar valid agar pelaksanaan Musda dapat berlangsung secara demokratis, transparan, dan memiliki legitimasi,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navis, memberikan penjelasan terkait kondisi kepengurusan PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota.

Widya menyampaikan bahwa secara hukum organisasi tidak terjadi kekosongan kepemimpinan. Ia menjelaskan masa jabatan Ketua PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota, Aspon Dedi, telah mendapatkan perpanjangan dari PWI Provinsi Sumatera Barat hingga September 2026.

“Secara yuridis tidak ada kekosongan. Kepengurusan masih berjalan karena masa jabatan Ketua PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota telah diperpanjang sampai September 2026,” jelas Widya.

Meski demikian, PWI Sumbar tetap meminta agar persiapan Musda segera dilakukan. Menurutnya, proses persiapan perlu dimulai lebih awal agar pergantian kepengurusan dapat berlangsung tertib dan sesuai mekanisme organisasi.

Widya mengatakan pihaknya telah menginstruksikan Aspon Dedi untuk mulai mempersiapkan tahapan Musda, termasuk pembentukan panitia Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC).

“Kita ingin proses transisi berjalan lancar, terencana, dan sesuai jadwal yang telah ditentukan,” pungkas Widya.(*/Dyl )

×
Berita Terbaru Update