-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menjawab Asa Warga Pangkalan, Pemkab Limapuluh Kota Muluskan Lanjutan Jembatan Lubuak Nago

28 July 2026 | 28 July WIB Last Updated 2026-07-28T10:06:00Z

 

Lanjutan jembatan Lubuak Nago kecamatan Pangkalan. Yang sempat putus kontrak thn 2024.

Limapuluh Kota, Becker.Biz.Id--Komitmen Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur kerakyatan kian menampakkan hasil nyata. Kendati harus berdiri di atas keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Bupati H. Safni bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membuktikan bahwa artikulasi kepemimpinan diuji dari terobosan di lapangan.

​Langkah taktis Pemkab Limapuluh Kota tersebut menuai apresiasi tinggi dari Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Chandra, SH. Sang legislator menilai insting responsif pemerintah daerah sangat terasa dalam menjawab kebutuhan mendasar warga.

​"Keseriusan Bupati Safni yang berkolaborasi erat dengan Kadis PUPR Orlanda dibuktikan secara konkret melalui berlanjutnya pembangunan Jembatan Lubuak Nago di Kecamatan Pangkalan, sebuah proyek vital yang sempat mangkrak akibat putus kontrak pada 2024 lalu," ungkap politisi yang akrab disapa H. Cai tersebut via telepon seluler, Selasa (28/7).

​Kini, pengerjaan jembatan tersebut resmi ditangani oleh pihak rekanan CV Ratubiss dengan nilai investasi mencapai kurang lebih Rp1,3 miliar. Asa dan penantian panjang warga Pangkalan selama hampir dua tahun lamanya akhirnya terjawab tuntas lewat keberpihakan nyata Pemkab Limapuluh Kota.

​"Oleh sebab itu, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bupati Safni, jajaran Dinas PUPR, lintas instansi, Camat, Wali Nagari, hingga seluruh elemen masyarakat Pangkalan. Sinergi yang harmonis seperti inilah yang akan melahirkan karya pembangunan unggul dan berdaya guna," tutur H. Cai.

​Legislator vokal ini menaruh harapan besar agar penyelesaian fisik jembatan dapat terwujud secara tepat waktu dan tepat mutu. Pasalnya, infrastruktur penyeberangan tersebut memegang peranan krusial sebagai jantung mobilitas dan urat nadi perekonomian warga lokal.

​"Dengan bergulirnya kembali pengerjaan ini, kami optimistis pihak kontraktor mampu mengedepankan profesionalisme tinggi. Mulai dari menjaga presisi komposisi material, kualitas adukan, hingga ketahanan struktur pembesian demi menghadirkan jembatan yang kokoh dan tahan lama," tegasnya melengkapi.

​Terpisah, Bupati Limapuluh Kota H. Safni menegaskan bahwa keterbatasan fiskal daerah tidak boleh menumpulkan semangat untuk menghadirkan konektivitas yang layak bagi masyarakat. Bagi Pemkab, Jembatan Lubuak Nago adalah instrumen krusial penggerak roda ekonomi Pangkalan.

​"Keterbatasan APBD bukanlah alasan bagi kita untuk menyurutkan langkah pembangunan. Jembatan Lubuak Nago adalah urat nadi perekonomian masyarakat Pangkalan, sehingga penuntasannya menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah saat ini," tegas Bupati Safni saat dikonfirmasi via telepon seluler, Selasa (28/7).

​Lebih lanjut, Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam mengawal proses pembangunan di lapangan.

​"Kami sangat mengharapkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pengerjaan ini. Transparansi, ketepatan waktu, dan mutu bangunan harus terjaga demi keamanan serta kenyamanan kita bersama," tambahnya penuh harap.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Limapuluh Kota, Orlanda, menyatakan bahwa pihaknya telah menggariskan instruksi tegas kepada kontraktor pelaksana, CV Ratubiss, agar mematuhi seluruh klausul kerja yang disepakati.

​"Kami sudah menginstruksikan pihak pelaksana untuk bekerja secara profesional dan tunduk mutlak pada spesifikasi teknis serta time schedule yang telah ditetapkan. Rekam jejak pemutusan kontrak di masa lalu menjadi bahan evaluasi yang sangat ketat bagi kami," ujar Orlanda via telepon seluler, Selasa (28/7).

​Ia menambahkan, jajaran pengawas teknis Dinas PUPR akan diterjunkan secara berkala untuk memantau setiap tahapan konstruksi secara intensif.

​"Pengawasan di lapangan akan kami perketat secara terukur. Prinsipnya, tidak ada kompromi untuk kualitas. Kita ingin memastikan struktur Jembatan Lubuak Nago ini benar-benar kokoh, aman, dan dapat dimanfaatkan warga dalam jangka panjang," pungkasnya. (nura)

×
Berita Terbaru Update