-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

11 Alat Berat Dikerahkan, Normalisasi Sungai Sipange Terus Berlanjut

05 August 2026 | 05 August WIB Last Updated 2026-08-05T14:01:00Z
Alat berat sedang bekerja di lokasi (foto : Hendra)

Tapteng, Becker.Biz. Id— Proses pemulihan kawasan terdampak bencana di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, masih terus berlangsung. Sebanyak 11 unit alat berat bekerja di sejumlah titik untuk mempercepat normalisasi sungai, pembersihan material longsor, serta pembukaan akses yang terdampak.

Berdasarkan laporan perkembangan pekerjaan, Rabu (5/8/2026), alat berat yang berasal dari berbagai instansi dan pihak swasta difokuskan pada pengerukan sungai, pembangunan tanggul, pembersihan jalan, serta pengerukan saluran drainase di kawasan permukiman.

Di hulu Sungai Silagalaga, pekerjaan normalisasi telah mencapai sekitar 575 meter, sementara di bagian hilir pengerukan sungai telah berlangsung hingga sekitar 325 meter.

Selain itu, alat berat juga digunakan untuk membersihkan jalan lingkungan dari material lumpur dan sampah yang terbawa banjir. Di Lingkungan III hingga Lingkungan V, pengerukan drainase dan saluran air terus dilakukan agar aliran air kembali lancar dan mengurangi risiko genangan.

Di sejumlah titik lain, pekerjaan difokuskan pada pemasangan geobag sebagai penguatan tebing sungai yang mengalami kerusakan akibat arus deras. Upaya tersebut dilakukan di kawasan Sungai Silagalaga dan beberapa lokasi yang terdampak abrasi.

Pengerjaan juga mencakup peninggian tanggul sungai, normalisasi aliran Sungai Purba Tua, pembersihan jalan protokol, hingga pembukaan kembali area persawahan yang sebelumnya tertutup material banjir dan longsor.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tapanuli Tengah, Winner Napitupulu, mengatakan pengerahan alat berat terus dioptimalkan agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat.

Menurutnya, prioritas pekerjaan saat ini adalah mengembalikan fungsi sungai, membersihkan material yang menghambat aliran air, memperbaiki infrastruktur yang terdampak, serta membuka kembali akses masyarakat di kawasan Sipange dan sekitarnya.

Hingga kini, pekerjaan masih berlangsung di sejumlah titik dan akan dilanjutkan secara bertahap sesuai kondisi lapangan. (Hen)

×
Berita Terbaru Update