-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Alumni SMKN 2 Sawahlunto Lanjut Studi ke China, Siap Jalani Program Magang dan Kontrak Kerja Internasional

30 August 2026 | 30 August WIB Last Updated 2026-08-30T03:46:35Z
Momen pelepasan Bioloka Yasyid Siddiq (tengah), alumni SMKN 2 Sawahlunto lulusan 2024, yang berangkat melanjutkan studi sekaligus magang dan berpeluang kerja ke China, disambut bangga Kepala Sekolah dan jajaran, Sawahlunto. (Foto: Dylan)




Sawahlunto — Kabar membanggakan datang dari SMKN 2 Sawahlunto. Salah seorang alumninya, Bioloka Yasyid Siddiq, berhasil menembus program pendidikan dan pelatihan internasional yang akan membawanya menimba ilmu di China sekaligus mendapatkan pengalaman kerja di industri manufaktur berskala global.


Pelepasan keberangkatan Bioloka dilakukan langsung oleh Kepala SMKN 2 Sawahlunto, Ponidi, S.Pd. Alumni Program Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) lulusan tahun 2024 itu akan melanjutkan studi di Liuzhou Vocational and Technical College atau Liuzhou Polytechnic University, China, selama enam bulan.


Saat ini Bioloka tercatat sebagai mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP). Kesempatan yang diraihnya menjadi bukti bahwa lulusan sekolah vokasi memiliki peluang besar untuk bersaing dan berkembang di tingkat internasional.


Kepala SMKN 2 Sawahlunto, Ponidi, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Bioloka menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan alumni untuk terus meningkatkan kompetensi serta berani mengambil peluang di dunia pendidikan maupun industri global.


Program yang akan dijalani Bioloka tidak hanya mencakup pendidikan di China. Setelah menyelesaikan masa studi selama enam bulan, ia dijadwalkan mengikuti program magang selama enam bulan di LiuGong Machinery Manufacturing Indonesia (LMMI), salah satu perusahaan manufaktur alat berat yang memiliki jaringan internasional.


Lebih lanjut, setelah menyelesaikan masa magang, Bioloka juga berpeluang mendapatkan kontrak kerja selama dua tahun di perusahaan tersebut. Skema ini menjadi bagian dari program pengembangan sumber daya manusia yang menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.


Keberhasilan tersebut dinilai menjadi cerminan kualitas pendidikan vokasi yang terus berkembang. Dari ruang praktik di sekolah hingga kesempatan belajar dan bekerja di lingkungan industri internasional, perjalanan Bioloka menunjukkan bahwa lulusan SMK mampu bersaing dan menembus pasar kerja global.


Pihak sekolah berharap pengalaman yang diperoleh selama berada di China dan dunia industri dapat menjadi bekal berharga bagi Bioloka, sekaligus menginspirasi generasi muda Sawahlunto untuk terus berprestasi dan mengembangkan kemampuan di berbagai bidang.


Dengan langkah menuju negeri Tirai Bambu itu, Bioloka membawa harapan besar untuk mengharumkan nama keluarga, almamater, Kota Sawahlunto, serta Indonesia di kancah internasional. ( Dylan)

×
Berita Terbaru Update