![]() |
| Ilustrasi |
Padang, Becker.Biz Id— Buncis selama ini dikenal sebagai salah satu sayuran yang kaya serat dan dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa kelompok kacang-kacangan memiliki potensi membantu pengendalian kadar gula darah.
Namun, anggapan bahwa jus buncis dapat menurunkan atau menyembuhkan diabetes perlu disikapi secara bijak. Bukti ilmiah yang tersedia belum cukup kuat untuk menjadikan jus buncis sebagai pengobatan diabetes.
Buncis mengandung serat yang dapat membantu memperlambat penyerapan karbohidrat. American Diabetes Association menyebut serat larut yang terdapat pada sejumlah bahan pangan nabati, termasuk kacang-kacangan, dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.
Penelitian terhadap kelompok kacang-kacangan (pulses), seperti kacang-kacangan kering dan lentil, juga menemukan adanya perbaikan pada sejumlah indikator pengendalian gula darah. Namun, hasil penelitian sangat bervariasi tergantung jenis pangan, jumlah konsumsi, bentuk pangan dan kondisi peserta penelitian.
Sementara itu, kajian sistematis mengenai common bean (Phaseolus vulgaris) menemukan adanya potensi terhadap kadar gula darah setelah makan, tetapi perbedaan hasil antarpenelitian cukup besar sehingga masih dibutuhkan penelitian klinis yang lebih kuat.
Karena itu, mengonsumsi buncis sebagai bagian dari menu sehari-hari dapat menjadi pilihan yang baik. Tetapi, menjadikannya sebagai jus bukan berarti otomatis memberikan efek yang sama atau lebih kuat dibandingkan mengonsumsi buncis sebagai sayuran utuh.
Bagi penderita diabetes, pengaturan pola makan sebaiknya tetap dilakukan bersama aktivitas fisik, pemantauan gula darah dan pengobatan yang telah diresepkan tenaga kesehatan. Jus buncis tidak seharusnya digunakan untuk menggantikan obat diabetes.
Jika ingin membuat jus buncis, sebaiknya tidak menambahkan gula, susu kental manis atau pemanis tinggi kalori. Konsumsi dalam jumlah wajar dan perhatikan respons kadar gula darah, terutama bagi mereka yang sedang menggunakan obat penurun gula darah. (lili)
