-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kampung Asal Nasi Kapau Dinilai Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Kuliner Unggulan

14 August 2026 | 14 August WIB Last Updated 2026-08-14T09:52:42Z
Kuliner khas Nasi Kapau yang telah dikenal luas menjadi kekuatan merek sekaligus potensi besar bagi Nagari Kapau, Kabupaten Agam, untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata kuliner unggulan. Foto: Wanda 
Agam, Becker.biz.id — Popularitas Nasi Kapau yang telah dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia dinilai dapat menjadi motor penggerak pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di Nagari Kapau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.


Pandangan tersebut disampaikan mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Andrinof A. Chaniago, setelah mengunjungi Nagari Kapau pada Sabtu (8/8/2026). Menurutnya, kampung asal Nasi Kapau itu memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata kuliner yang didukung keindahan alam pedesaan.


Andrinof menilai Nasi Kapau telah memiliki kekuatan merek yang tidak dimiliki banyak daerah lain. Nama kuliner khas tersebut sudah dikenal masyarakat di berbagai kota dan menjadi salah satu ikon kuliner Minangkabau.


“Nama produk utama sudah punya. Lokasi strategis. Alam indah dengan udara sejuk,” tulis Andrinof dalam kolom yang diterbitkan Langgam.id, Rabu (12/8/2026).


Nasi Kapau dikenal dengan sajian gulai sayur nangka yang dipadukan dengan kol dan rebung serta beragam pilihan lauk seperti rendang, dendeng, ayam gulai, ayam goreng hingga belut goreng. Cita rasanya yang khas menjadikan kuliner tersebut memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.


Menurut Andrinof, popularitas Nasi Kapau seharusnya tidak hanya dinikmati oleh para perantau dan pelaku usaha di luar daerah, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat di kampung asalnya.


Ia menilai Nagari Kapau memiliki modal yang lengkap untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata kuliner. Selain identitas kuliner yang kuat, kawasan tersebut juga menawarkan panorama persawahan, kebun sayur, udara sejuk serta pemandangan Gunung Singgalang dan Gunung Marapi.


“Di Nagari Kapau, tempat asal Nasi Kapau ini, rasanya ada potensi bagus yang masih diabaikan. Sementara nilai ekonomi potensi tersebut sangat besar dalam bentuk membuka lapangan usaha, lapangan kerja dan peningkatan pendapatan rumah tangga masyarakat,” tulisnya.


Andrinof mengusulkan peningkatan kualitas warung-warung Nasi Kapau melalui pelatihan kebersihan, pelayanan dan penataan tempat usaha. Selain itu, fasilitas pendukung seperti area parkir, toilet umum dan penataan kawasan juga perlu diperkuat agar mampu memberikan kenyamanan bagi wisatawan.


Ia meyakini, jika potensi kuliner dan alam tersebut dikelola secara terintegrasi, Nagari Kapau dapat berkembang menjadi salah satu destinasi wisata kuliner unggulan di Sumatera Barat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. 


(Wanda)

×
Berita Terbaru Update