![]() |
| Kambing peranakan etawa (PE) saat didatangkan pasa kontes (foto: nur akmal) |
Payakumbuh, Becker.Biz.Id — Ratusan peternak kambing Peranakan Etawa (PE) dari berbagai daerah mengikuti Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa (PE) Wali Kota Cup 2026 di Lapangan Kampus Universitas Andalas (Unand) Payakumbuh. Kegiatan yang digelar Himpunan Peternak Kambing dan Domba Indonesia (HPDKI) Kota Payakumbuh bersama HPDKI Sumatera Barat itu menjadi ajang memperkenalkan bibit unggul sekaligus memperluas jaringan usaha antarpeternak.
Selain menjadi arena penilaian kualitas ternak, kegiatan tersebut dimanfaatkan para peternak untuk bertukar pengalaman mengenai teknik budidaya, perbaikan genetika, hingga peluang pengembangan usaha kambing PE yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi.
Kambing Peranakan Etawa dikenal sebagai salah satu komoditas peternakan yang memiliki prospek menjanjikan. Selain menghasilkan susu, jenis ternak ini juga memiliki nilai jual yang baik karena ukuran tubuh, kualitas daging, dan kemampuan beradaptasi dengan iklim tropis.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta yang membuka kegiatan tersebut mengatakan kontes semacam ini dapat menjadi sarana mendorong peningkatan kualitas ternak sekaligus memperkuat daya saing peternak lokal.
"Kontes ini menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas genetik ternak, meningkatkan produktivitas, sekaligus memperluas jejaring antarpeternak," katanya (4/8/2026).
Berdasarkan data pembangunan daerah periode 2021–2025, populasi kambing di Kota Payakumbuh berada pada kisaran 3.000 hingga 4.000 ekor. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal bagi pengembangan usaha peternakan, terutama jika diikuti peningkatan kualitas bibit, penerapan budidaya yang baik, serta penguatan kelembagaan peternak.
Dalam kesempatan itu juga disampaikan pentingnya kolaborasi antara peternak, akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah untuk mengembangkan industri peternakan yang memiliki nilai tambah. Pengembangan produk turunan seperti susu kambing, bibit unggul, hingga pengolahan daging dinilai dapat membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan peternak.
Kontes Kambing PE Wali Kota Cup 2026 diikuti peserta dari berbagai daerah di Sumatera Barat maupun luar provinsi. Penilaian meliputi postur tubuh, kesehatan, karakteristik ras, dan kualitas fisik ternak sesuai standar kambing Peranakan Etawa. Ajang tersebut diharapkan dapat menjadi wadah lahirnya bibit-bibit unggul sekaligus memperkuat posisi Payakumbuh sebagai salah satu daerah pengembangan peternakan kambing di Sumatera Barat. (nura)
