-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Liga Sang Juara Pasbar, SMPN 2 Ranah Batahan Raih Juara I

22 August 2026 | 22 August WIB Last Updated 2026-08-22T02:54:58Z
Pemenang Juara I dari SMPN 2 Ranah Batahan menerima piala dan hadiah dalam penyerahan hadiah Grand Final Liga Sang Juara tingkat SMP Kabupaten Pasaman Barat 2026 di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat (21/8/2026). (Foto: Nur)



Pasaman Barat, Becker.biz.id — SMPN 2 Ranah Batahan keluar sebagai juara pertama dalam Grand Final Liga Sang Juara tingkat SMP/sederajat Kabupaten Pasaman Barat 2026 yang digelar di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat (21/8/2026).


SMP IT Darul Hikmah menempati posisi kedua, sedangkan SMPN 1 Pasaman meraih juara ketiga. Kompetisi tersebut diikuti 23 sekolah dari sekitar 30 SMP/sederajat di Kabupaten Pasaman Barat.


Liga Sang Juara mengusung tema “Uji Pengetahuan, Raih Kejayaan” dan merupakan hasil kolaborasi Telkomsel dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Pendidikan. Dari rangkaian seleksi yang digelar sebelumnya, tercatat sekitar 1.150 siswa ikut berpartisipasi.


Ketua TP-PKK Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, saat membuka grand final mengatakan kompetisi antarpelajar tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjawab soal atau meraih posisi juara. Menurutnya, proses yang dijalani peserta juga penting untuk membentuk karakter, kejujuran, sportivitas, dan daya juang.


“Juara sejati bukan hanya mereka yang berdiri di podium. Juara sejati adalah mereka yang mampu berlatih ketika orang lain berhenti, tetap sportif ketika kalah, menghargai lawan, menghormati guru dan pelatih, serta tetap rendah hati ketika menang,” katanya.


Ia menilai kegiatan semacam Liga Sang Juara dapat menjadi ruang positif bagi pelajar untuk mengembangkan pengetahuan sekaligus belajar menghadapi persaingan secara sehat.


Menurut Sifrowati, pembinaan karakter menjadi semakin penting seiring perkembangan teknologi dan munculnya berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda. Karena itu, ia meminta sekolah tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memperkuat pembinaan akhlak dan kedisiplinan siswa.


“Di era teknologi saat ini, anak-anak kita membutuhkan bimbingan lebih, terutama pembinaan akhlak. Melalui kegiatan ini, kita berharap tidak ada lagi siswa yang terlibat kenakalan remaja,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan pihak sekolah agar memberikan pengawasan terhadap penggunaan telepon genggam sehingga teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar, bukan justru mengganggu konsentrasi siswa.


Sifrowati menyebut pembinaan generasi muda merupakan bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.


“Jangan sampai tahun 2045 yang dicanangkan sebagai Indonesia Emas justru menjadi Indonesia Cemas karena kita lalai membina generasi penerus. Anak-anak kita adalah aset daerah dan calon pemimpin masa depan,” katanya.


Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Sofyandri Piliang, mengatakan kolaborasi dengan berbagai pihak dibutuhkan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.


Ia mengapresiasi dukungan Telkomsel serta peran guru dan kepala sekolah yang turut mempersiapkan para peserta hingga dapat mengikuti kompetisi tersebut.


“Terima kasih kepada Telkomsel yang sudah berkomitmen besar untuk peningkatan mutu pendidikan di Pasaman Barat. Kepada anak-anak duta kecamatan, terus banggakan sekolah dan kecamatan masing-masing. Terima kasih juga kepada guru dan kepala sekolah yang bahu-membahu memajukan pendidikan,” ujarnya.


Manager Branch Telkomsel Galuh Ranggakusuma mengatakan pihaknya berharap Liga Sang Juara dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.


“Kegiatan ini menjadi awal dan kami berharap dapat diagendakan setiap tahun melalui kolaborasi Telkomsel dengan Dinas Pendidikan Pasaman Barat. Ini bentuk nyata komitmen kami dalam memajukan pendidikan,” katanya.


Selain tiga besar, panitia juga menetapkan sejumlah pemenang kategori harapan. SMP IT Darul Hikmah meraih Harapan I, SMP IT Al Kahfi Harapan II, SMPN 1 Luhak Nan Duo Harapan III, SMPN 1 Ranah Batahan Harapan IV, SMPN 4 Pasaman Harapan V, SMPN 1 Luhak Nan Duo Harapan VI, dan SMP IT Cahaya Makkah Harapan VII.


Kepada para peserta, Sifrowati berpesan agar menjadikan kompetisi sebagai pengalaman untuk terus berkembang.


“Jangan takut kalah, karena kekalahan sering memberi pelajaran yang lebih berharga daripada kemenangan. Bagi yang juara, jangan cepat berpuas diri. Juara adalah mereka yang terus berusaha menjadi lebih baik dari dirinya sendiri,” tuturnya. ( Nur)

×
Berita Terbaru Update