![]() |
| Kapal cepat MV Mentawai Fast 1 tampak kandas di kawasan Pintu Muara Padang, Jumat (14/8/2026) malam, setelah terdorong gelombang saat hendak bersandar. Foto: Erdiman |
Padang – Kapal cepat MV Mentawai Fast 1 mengalami insiden kandas di kawasan Pintu Muara Padang, Sumatera Barat, Jumat (14/8/2026) malam. Meski sempat terjebak akibat hantaman gelombang saat hendak bersandar, seluruh penumpang dan kru kapal yang berjumlah 306 orang berhasil dievakuasi dengan selamat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kapal tersebut berlayar dari Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, pada pukul 14.00 WIB menuju Kota Padang. Namun sekitar pukul 18.05 WIB, saat memasuki mulut muara dan bersiap menuju dermaga, kapal terdorong gelombang hingga kandas.
Mendapat laporan kejadian tersebut, tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Kantor SAR Padang mengerahkan tim rescue menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) guna menjangkau kapal yang terdampar.
Cuaca hujan dengan intensitas sedang tidak menghalangi jalannya operasi penyelamatan. Ratusan personel dari berbagai unsur terlibat dalam proses evakuasi, di antaranya Basarnas, Brimob, Polairud, TNI, BPBD, PMI, serta masyarakat sekitar.
Dalam operasi tersebut, seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi tanpa ada korban jiwa maupun korban luka. Total 306 orang yang berada di atas kapal terdiri dari 158 warga negara Indonesia (WNI), 136 warga negara asing (WNA), dan 12 anak buah kapal (ABK).
Untuk mempercepat penanganan, kapal MV Mentawai Fast 2 juga dikerahkan sekitar pukul 19.30 WIB guna membantu proses penarikan (towing) terhadap kapal yang kandas.
Sekitar pukul 21.00 WIB, seluruh penumpang berhasil didaratkan dengan aman di Dermaga Mentawai Fast Padang. Setelah memastikan seluruh proses evakuasi berjalan lancar dan seluruh penumpang dalam kondisi selamat, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 21.50 WIB.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut. Menurutnya, koordinasi yang baik antarinstansi menjadi kunci keberhasilan evakuasi sehingga seluruh penumpang dan kru dapat diselamatkan tanpa kendala berarti.
"Seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi dengan selamat. Operasi berjalan lancar berkat kerja sama seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat," ujarnya. (Erdiman)
