-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polda Sumbar Temukan Dugaan Penyalahgunaan Barcode dan Modifikasi Tangki BBM Saat Sidak SPBU di Padang

21 August 2026 | 21 August WIB Last Updated 2026-08-21T03:13:56Z
Kegiatan inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Polda Sumatera Barat di sejumlah SPBU di Kota Padang, menemukan dugaan penyalahgunaan kode pembelian BBM bersubsidi serta modifikasi tangki kendaraan untuk mengakali kuota pengisian, Kamis (20/8/2026). (Foto: Dedi)



Padang, Becker.biz.id – Polda Sumatera Barat menemukan sejumlah dugaan pelanggaran dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Padang.


Dalam kegiatan pengawasan tersebut, petugas dari Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar menemukan beberapa kendaraan yang diduga menggunakan lebih dari satu barcode untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.


Selain itu, petugas juga mendapati barcode yang digunakan tidak sesuai dengan data kendaraan yang tercantum pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Temuan lain berupa kendaraan yang diduga telah melakukan modifikasi tangki BBM sehingga kapasitasnya tidak lagi sesuai standar pabrikan.


Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumbar menyebutkan, kendaraan-kendaraan tersebut belum dilakukan penindakan karena saat ditemukan belum sempat melakukan pengisian BBM di SPBU.


"Saat ini kami masih melakukan pendataan dan meminta keterangan terhadap pemilik maupun pengemudi kendaraan yang ditemukan bermasalah. Seluruh temuan akan didalami untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran," ujarnya.


Polda Sumbar menegaskan pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi akan terus dilakukan guna mencegah penyalahgunaan yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat yang berhak menerima subsidi.


Hingga kini, jumlah kendaraan maupun SPBU yang terindikasi terlibat dalam pelanggaran tersebut masih dalam proses pendataan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. ( Dedi)

×
Berita Terbaru Update