-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Produksi Kakao Digenjot, Lampung Jalankan Program Pengembangan 11 Ribu Hektare

14 August 2026 | 14 August WIB Last Updated 2026-08-14T05:57:05Z
Buah kakao yang tumbuh subur di pohon menjadi komoditas unggulan yang terus dikembangkan di Provinsi Lampung. Foto: Joni 


Lampung, Becker.biz.id -Provinsi Lampung terus mendorong pengembangan komoditas kakao sebagai salah satu langkah memperkuat program hilirisasi sektor perkebunan. Pada 2026, pemerintah daerah menargetkan pengembangan kakao seluas 11 ribu hektare yang tersebar di sejumlah kabupaten.


Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Desti Arisandi, mengatakan kakao menjadi salah satu komoditas unggulan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di daerah tersebut. Pengembangan dilakukan guna meningkatkan produksi sekaligus mendukung kebutuhan bahan baku industri hilir.


Program tersebut mencakup kegiatan peremajaan tanaman kakao serta perluasan areal tanam. Untuk perluasan lahan, pemerintah mengalokasikan 1.500 hektare di Kabupaten Mesuji dan 1.000 hektare di Kabupaten Tulang Bawang Barat.


Sementara itu, kegiatan peremajaan tanaman kakao dilaksanakan di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Lampung Barat, dan Tulang Bawang Barat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kebun rakyat yang selama ini menjadi salah satu penopang produksi kakao Lampung.


Selain program pengembangan lahan, Provinsi Lampung juga memperoleh dukungan bantuan bibit kakao dari Kementerian Pertanian dengan total nilai mencapai Rp9,88 miliar. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pengembangan tanaman kakao seluas 7.450 hektare.


Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.350 hektare dialokasikan untuk program peremajaan di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Barat, Tanggamus, Lampung Timur, Pesawaran, dan Pringsewu. Sedangkan 1.100 hektare lainnya digunakan untuk perluasan areal tanam di Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur.


Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap produksi kakao daerah terus meningkat sehingga mampu mendukung pengembangan industri hilir dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian masyarakat. ( Joni )

×
Berita Terbaru Update