-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Waspada Banjir Rob, BPBD Sumbar Minta Daerah Pesisir Tingkatkan Kesiapsiagaan

21 August 2026 | 21 August WIB Last Updated 2026-08-21T02:28:25Z


Infografis imbauan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob dan gelombang tinggi yang berisiko melanda tujuh wilayah pesisir Sumatera Barat pada Agustus 2026, meliputi Padang, Pariaman, Padang Pariaman, Agam, Pesisir Selatan, Pasaman Barat, dan Kepulauan Mentawai. ( Foto:Ardiman )


Padang, Becker.biz.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat mengimbau seluruh pemerintah daerah dan masyarakat di kawasan pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada Agustus 2026.


Imbauan tersebut disampaikan menyusul prakiraan cuaca dan pasang surut air laut dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta tindak lanjut surat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait langkah kesiapsiagaan dan peringatan dini menghadapi ancaman banjir rob.


Kepala Pelaksana BPBD Sumbar mengingatkan bahwa sedikitnya tujuh wilayah pesisir di Sumbar berpotensi terdampak banjir rob, yakni Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai.


Menurutnya, pemerintah kabupaten dan kota yang berada di kawasan pesisir diminta untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, memastikan jalur evakuasi dalam kondisi siap digunakan, serta melakukan berbagai langkah mitigasi guna meminimalkan dampak yang ditimbulkan.


“Pemerintah daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini agar masyarakat dapat lebih terlindungi apabila terjadi banjir rob,” ujarnya.


Selain itu, masyarakat yang tinggal di daerah pesisir juga diimbau untuk melakukan upaya pengurangan risiko bencana. Di antaranya dengan mematikan aliran listrik dan peralatan elektronik saat air mulai masuk ke permukiman guna menghindari korsleting, menyimpan dokumen penting di tempat yang aman, serta membersihkan saluran air agar tidak terjadi penyumbatan.


Warga juga diminta menghindari aktivitas melaut maupun berenang di kawasan pantai saat terjadi pasang tinggi yang berpotensi memicu banjir rob. Jika kondisi dinilai membahayakan, masyarakat diharapkan segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman.


BPBD Sumbar mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG maupun pemerintah daerah agar dapat mengambil langkah cepat apabila terjadi peningkatan risiko bencana di wilayah pesisir.


Dengan meningkatnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh pihak, diharapkan dampak banjir rob yang berpotensi terjadi di sejumlah kawasan pesisir Sumatera Barat dapat diminimalkan. ( Ardiman)

×
Berita Terbaru Update