BECKER.BIZ.ID - Hai sobat calon pengusaha kaya raya, kali ini kita akan menginformasikan tentang ide bisnis yang bisa memberikan keuntungan hingga ratusan juta.
Ide usaha ini adalah Photobooth yang sedang viral dan marak saat ini.
kita akan mempelajari tentang Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pembuatan photobooth. Informasi ini sangat berguna jika Kamu baru memulai usaha photobooth tetapi bingung mengenai alat yang dibutuhkan dan perkiraan biaya yang diperlukan.
Semua akan dibahas secara lengkap di konten ini.
Ide Bisnis Photobooth
Terdapat empat komponen utama yang wajib dimiliki, yaitu:
1. Kamera
Kamera merupakan komponen utama dalam photobooth.
2. Software Photobooth
Software ini berfungsi untuk mengotomatisasi kamera. Ketika kamera mengambil gambar, file secara otomatis akan berpindah ke komputer, diproses, dan langsung dapat dicetak.
Selain itu, software ini juga mendukung sistem QR Code sehingga pelanggan dapat memindai kode untuk langsung mengunduh hasil foto mereka.
3. Laptop
Laptop digunakan untuk memproses file foto agar dapat langsung dicetak.
4. Printer
Printer digunakan untuk mencetak hasil foto yang sudah diproses.
Seluruh alat tersebut digabungkan menjadi satu sistem photobooth yang terintegrasi. Berikut adalah komponen detailnya:
1. Lighting atau Lampu Foto
Menggunakan lampu Godox tipe MS300.
Dilengkapi dengan softbox agar pencahayaan menjadi lebih merata dan tidak terlalu tajam.
Stand lampu digunakan sebagai tempat untuk memasang lampu.
Trigger berfungsi menyambungkan lampu studio dengan kamera agar lampu menyala secara otomatis saat kamera mengambil gambar.
2. Kamera
Kamera yang digunakan adalah Canon 200D karena harganya terjangkau, sekitar Rp7 juta.
Kamera dilengkapi dengan memori untuk menyimpan foto, baterai dummy untuk memastikan kamera tetap menyala selama acara berlangsung, tripod untuk stabilitas, dan kabel data untuk menyambungkan kamera ke laptop.
3. Laptop
Direkomendasikan menggunakan laptop dengan fitur touchscreen agar lebih mudah digunakan. Misalnya, untuk memasukkan data pelanggan atau memindai barcode langsung pada layar laptop.
4. Printer
Printer yang direkomendasikan adalah DNP RX1HS, yang dirancang khusus untuk mencetak foto secara cepat dan berkualitas tinggi.
5. Software
Software DSLR Booth digunakan untuk mengotomatisasi proses dari kamera ke komputer. Fungsinya mencakup menambahkan frame, desain, layout, mencetak foto, hingga mengunggahnya ke cloud.
6. Modem Internet
Diperlukan modem internet untuk mengunggah foto ke cloud. Dengan demikian, pelanggan dapat memindai kode QR untuk mendapatkan hasil foto langsung di ponsel mereka.
Alur Kerja Photobooth
Kamera mengambil gambar.
File foto masuk ke laptop melalui kabel data.
File diproses menggunakan software DSLR Booth.
File hasil diproses dapat langsung dicetak atau diunggah ke cloud.
Rekomendasi Kamera
Untuk software DSLR Booth, kamera Canon lebih direkomendasikan karena memiliki banyak tipe yang kompatibel dibandingkan merek lain.
Selain itu, aksesoris kamera Canon juga lebih mudah ditemukan di pasaran.
DSLR booth yang mencantumkan kamera-kamera yang mendukung berbagai tipe.
Berikut ini adalah Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau estimasi biaya, yang menunjukkan besaran biaya yang dibutuhkan.
Jika kita ingin memulai usaha photo booth di sini, saya mencari laptop tipe Lenovo X1 Yoga bekas di pasar online, dengan harga sekitar beberapa juta rupiah.
Kemudian, perangkat lunak DSLR Airbo dapat dibayar per bulan atau per tahun. Saran kita, pilihlah langganan tahunan karena jika memilih langganan bulanan, harganya akan jauh lebih mahal dibandingkan dengan langganan tahunan, karena ada diskon untuk pembayaran tahunan. Biaya langganan bulanan sekitar 17 dolar, sedangkan jika langganan tahunan, harga yang dibayarkan sekitar 17 dolar dikali 12, sehingga sekitar 3,2 juta rupiah (kurs dolar dapat berubah-ubah).
Selanjutnya, untuk printer, ini adalah alat yang paling mahal jika kita ingin membuat photo booth yang profesional, karena menggunakan printer DNP dengan harga sekitar Rp6 juta hanya untuk printer-nya.
Harga kertasnya juga cukup mahal, sekitar Rp1.300.000 per rol, yang dapat mencetak hingga 700 lembar.
Modem sekitar Rp900.000, dan sebagainya. Harga-harga ini dapat berubah tergantung pada kondisi pasar dan kondisi barang, apakah baru atau bekas.
Namun, yang kita informasikan adalah harga rata-rata barang baru.
Dengan setup seperti ini, ini adalah setup yang sudah cukup profesional, dan menurut saya, biaya totalnya sekitar Rp46.515.000.
Jika Anda berniat membuka photo booth yang proper, ini sudah cukup bagus.
Jika ada yang bertanya, "Apakah ada alternatif yang lebih terjangkau?" Tentu saja, ada.
Kamu dapat menghemat biaya dengan memilih printer yang lebih murah.
Misalnya, menggunakan printer yang lebih terjangkau, seperti printer Epson L8050 dengan harga sekitar Rp3.300.000.
Kertasnya sekitar Rp100.000 untuk 2000 lembar. Meskipun lebih terjangkau, kualitas cetaknya tentu lebih rendah dibandingkan dengan printer DNP.
Kelemahan menggunakan printer ini adalah waktu pencetakan yang lebih lama.
Jika menggunakan DNP, waktu pencetakan bisa 15 hingga 20 detik, sementara menggunakan Epson durasinya lebih lama, dan kualitas cetaknya juga berbeda.
Mana yang lebih baik? Sebenarnya tergantung pada pasar di daerah Kamu.
Jika mayoritas di sana menggunakan DNP dan Kamu ingin membuka photo booth, menggunakan printer Epson mungkin akan sulit bersaing.
Namun, jika di daerah Kamu sebagian besar menggunakan printer biasa atau bahkan belum banyak yang membuka usaha photo booth, Kamu bisa mulai dengan menggunakan printer Epson. Jika usaha photo booth Kamu berkembang dengan baik, Kamu dapat beralih ke printer DNP. Tentunya, Kamu bisa menyesuaikan peralatan dengan kebutuhan dan anggaran.
Kamu tidak perlu membeli perangkat yang sama persis, karena Kamu juga bisa memilih model lain yang lebih sesuai, baik untuk kamera maupun printer.
Setelah itu, untuk membuat tampilan lebih menarik, Kamu bisa memodifikasi box-nya. Jadi, kamera tidak lagi diletakkan di tripod.
Jika Kamu ingin tampilan yang lebih menarik, Kamu bisa memesan pembuatan box khusus untuk photo booth.
Jika bingung, Kamu bisa mencari jasa pembuatan lemari custom atau furnitur yang dapat membantu Kamu membuat desain yang diinginkan.
Kamu bisa membawa monitor dan kamera Kamu, serta referensi gambar dari internet, dan bertanya tentang biaya pembuatan box tersebut.
Terima kasih atas perhatian Kamu. Semoga informasi ini bermanfaat dan semoga sukses. (*)
