BECKER.BIZ.ID - Jangkrik, ya mungkin hewan ini yang sering bersuara di malam hari, apalagi di daerah pedesaan.
Hewan ini sangat bermanfaat sekali dalam bidang usaha pakan.
Karena banyak hewan-hewan yang makanan jangkrik. Seperti burung, ikan arwana, dan yang lainnya.
Umumnya, harga jangkrik sekitar 50rb per kilogramnya. Nah, bayangkan saja, kalau Anda mampu memproduksi 100kg jangkrik per bulannya. Bisa jadi Kamu bisa memiliki penghasilan sekitar 5 juta per bulannya dengan cukup budidaya jangkrik.
Lumayan bukan? Apalagi budidaya jangkrik ini sangat mudah dilakukan, sekalipun Kamu orang awam.
Cara budidaya jangkrik yang benar
Berikut ini adalah beberapa cara budidaya jangkrik yang benar dan mudah dilakukan.
1. Tempat yang Cocok untuk Kandang Jangkrik
Kamu perlu menempatkan kandang jangkrik ini dengan tepat dan cocok. Jangan sampai, Kamu salah tempat yang menyebabkan Kamu malah gagal panen dalam budidaya jangkrik.
Berikut ini adalah beberapa tempat yang cocok untuk budidaya jangkrik.
-Tempat yang tenang.
-Jauh dari sinar matahari secara langsung.
-Bebas dari Predator.
-Jauh dari Kandang Ayam
2. Persiapan Kandang
pada umumnya kandang jangkrik berbentuk persegi dengan ketinggian 50 cm, lebar 100cm, dan panjang 200 cm.
Kandang jangkrik dapat dibuat dengan menggunakan kayu dengan rangka kaso. Anda juga dapat mengirit modal, menggunakan triplek.
3. Bibit dan Induk Jangkrik
Bibit jangkrik yang bagus adalah bibit yang sehat, tidak sakit, bebas dari cacat.
Kamu bisa melihat bibit jangkrik yang sehat dan tidak cacat, bisa dilihat dari sungut atau kakinya.
Usahakan sungut atau kakinya tidak patah. Dan gunakan bibit jangkrik yang berusia 10 sampai 20 hari.
Kamu perlu membeli induk jangkrik yang betina ini dengan membelinya di pasar ternak.
Namun, untuk indukan jangkrik yang jantan sangat diusahakan berasal dari alam bebas. Jangkrik jantan yang berasal dari alam bebas ini akan lebih agresif.
4. Pemberian Pakan Jangkrik
Kamu bisa menggunakan voor atau makanan ayam untuk jangkrik yang berusia 1 sampai 10 hari.
Kamu bisa menggunakan voor yang terbuat dari kacang kedelai, beras merah kering yang sudah dihaluskan.
Setelah jangkrik melewati fase tersebut, Kamu mulai bisa menggunakan pakan jangkrik berupa sayuran, jagung muda, dan gambas.
5. Panen Jangkrik
Sebanarnya budidaya jangkrik ketika panen, kita dapat memperoleh dua keuntungan.
Yaitu, telur yang dapat dijual ke peternak jangkrik yang lainnya dan jangkrik dewasa yang dijadikan pakan burung atau ikan.
Kini saatnya Kamu memanen dengan modal seminim mungkin untuk mendapatkan keuntungan sebesar mungkin dari budidaya jangkrik.
Terimakasih semoga bermanfaat. (*)
