Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sukses Budidaya Ikan Mas di Lahan Sempit! Peluang Bisnis Menjanjikan dengan Kolam Terpal

24 December 2024 | 24 December WIB Last Updated 2024-12-24T03:46:48Z


BECKER.BIZ.ID - Budidaya ikan mas merupakan salah satu bisnis yang diminati karena memiliki pasar yang luas. Ikan mas memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi, dapat dikonsumsi, dan dijual ke pasar secara langsung. 

Ikan mas juga dapat dibudidayakan dengan tujuan sebagai ikan hias. 

Budidaya ikan mas tergolong mudah karena ikan ini dapat hidup di berbagai jenis lingkungan dan memiliki pertumbuhan yang relatif lebih cepat dibandingkan dengan jenis ikan lainnya. Bahkan, ikan mas dapat tumbuh lima kali lebih cepat dibandingkan dengan ikan tawar lainnya.

Apakah Anda tertarik untuk sukses dalam budidaya ikan mas

Becker.biz.id memiliki tips agar budidaya ikan mas di kolam kecil dapat panen dalam waktu tiga bulan. 

Penasaran bagaimana caranya? Yuk, simak cara budidaya ikan mas di kolam kecil dengan panen tiga bulan versi Becker.biz.id.


Ide Bisnis Budidaya Ikan Mas

Budidaya Ikan Mas Menggunakan Kolam Terpal

Penggunaan kolam terpal dalam budidaya ikan mas menjadi salah satu solusi untuk keterbatasan lahan. 

Selain dapat dibangun di area yang sempit, kolam terpal juga dapat menjadi alternatif untuk area tanah yang berpasir. 

Keunggulan lain dari kolam terpal adalah tidak menimbulkan bau lumpur serta membutuhkan biaya yang relatif rendah. 

Selain itu, jenis kolam ini juga tidak memerlukan pengolahan ulang sehingga waktu produksi jauh lebih singkat. 

Karena kemudahannya, kolam terpal juga direkomendasikan untuk pemula yang baru akan mencoba budidaya ikan mas.

Pembuatan kolam terpal dapat dimulai dengan menyiapkan terpal berukuran 7 kali 10 meter. Kedalaman kolam dapat dibuat sekitar 120 cm. Kolam baru harus dibersihkan terlebih dahulu agar tidak berbau plastik dan tidak ada kotoran yang menempel. 

Kolam dapat diberikan pupuk untuk merangsang pertumbuhan fitoplankton dan zooplankton yang dapat mencari pakan alami bagi ikan mas nantinya.

 Setelah itu, biarkan kolam kering selama beberapa hari, kemudian kolam dapat diisi dengan air dan pupuk secara bertahap. Istirahatkan kolam selama 5 hingga 10 hari sebelum melakukan penebaran benih ikan mas.

Pemilihan dan Penebaran Bibit Ikan Mas

Pilihlah bibit ikan yang berkualitas dengan sertifikat CPIV atau cara pembenihan ikan yang baik dan CPIB atau cara budidaya ikan yang baik. 

Kualitas bibit ikan akan mempengaruhi kualitas pertumbuhan dan hasil panen ikan mas. 

Ikan mas dengan kualitas unggul memiliki ciri-ciri antara lain memiliki sisik yang lengkap dengan kondisi fisik yang sehat, tidak terdapat jamur atau luka pada tubuhnya, beriak aktif dan gesit, serta memiliki nafsu makan yang baik. Perhatikan pula ukuran dan keseragaman ikan, pastikan untuk memilih bibit dengan ukuran yang seragam.

Setelah mendapatkan bibit dengan kualitas yang baik, segera lakukan penebaran ikan ke dalam kolam terpal yang sudah siap pakai. 

Sebaiknya, lakukan penebaran pada pagi atau sore hari ketika cuaca tidak terlalu terik, karena cuaca panas dapat mempengaruhi suhu air dan rentan membuat bibit ikan mas stres dan mati. 

Jumlah ideal populasi ikan mas per meter persegi adalah 20 ekor. 

Sebelum ditebar di dalam kolam terpal, sebaiknya ikan mas diletakkan terlebih dahulu di permukaan kolam bersama dengan wadah plastik agar ikan dapat beradaptasi beberapa saat di lingkungan air yang baru. 

Setelah itu, wadah plastik dapat dibuka dan dibiarkan ikan keluar dengan sendirinya ke dalam kolam terpal.

Perawatan dan Masa Panen

Pada masa pemeliharaan dan perawatan, ikan mas dapat diberi pakan berupa pelet yang dicampur dengan probiotik atau EM4 serta vitamin dengan frekuensi dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. 

Pakan ikan mas harus mengandung protein minimal 25% untuk menyesuaikan jumlah pakan yang diberikan. 

Lakukan penimbangan secara sampling setiap dua minggu sekali. Jumlah pakan ideal berkisar antara 3 hingga 5% dari bobot ikan mas.

Selain pakan, perhatikan pula kebersihan dan kualitas air kolam terpal tempat ikan mas dibudidayakan agar selalu bersih. 

Kuras air secara berkala, yaitu setiap 2-3 minggu sekali, dengan cara menyisakan 30% dari total keseluruhan volume air di kolam terpal. Setelah proses pembersihan selesai, kolam dapat diisi kembali hingga 100%.

 Ikan mas dapat dipanen dalam waktu 2-3 bulan masa pemeliharaan ketika ikan mencapai berat antara 300 hingga 400 gram per ekornya.

Panen dapat dilakukan pada pagi atau sore hari dengan cara mengurangi volume air menjadi 20 atau 30 cm. 

Gunakan serokan jaring pada saat proses panen agar ikan tidak terluka. 

Sebelum panen, sebaiknya ikan dipuasakan terlebih dahulu selama 24 jam agar dapat bertahan hidup saat proses pengiriman.

Bagaimana menurut Anda? Dengan cara ini, Anda pun dapat membudidayakan ikan mas di lahan sempit namun tetap untung besar. 

Nah itulah informasi mengenai ide bisnis Budidaya Ikan Mas, semoga informasi ini bermanfaat. (*)

×
Berita Terbaru Update