Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Padang Dilanda Krisis Air Bersih, Warga Terpaksa Andalkan Jadwal Distribusi Bergilir

05 June 2025 | 05 June WIB Last Updated 2025-06-05T01:55:09Z


BECKER.BIZ.ID — Dampak kekeringan ekstrem yang melanda Kota Padang kian meluas, menimbulkan krisis air bersih di berbagai wilayah. Dalam beberapa minggu terakhir, curah hujan yang nyaris nihil menyebabkan debit air di sumber-sumber utama terus menyusut, bahkan beberapa titik intake mengalami kekeringan total.

Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan bahwa hampir seluruh titik pasokan air mengalami penurunan kapasitas. Kondisi ini menyebabkan gangguan serius dalam distribusi air bersih ke rumah tangga dan fasilitas umum.

Menurut keterangan Humas Perumda Air Minum, Adhie Zein, intake Pegambiran menjadi salah satu titik yang paling terdampak. Untuk menjaga keberlangsungan layanan air, pihaknya menerapkan sistem distribusi secara bergilir berdasarkan wilayah dan waktu.

“Mulai awal pekan ini, kami sudah alirkan air secara terjadwal. Wilayah-wilayah terdampak kami bagi ke dalam tiga sesi penyalaan air,” jelas Adhie, Selasa (3/6/2025).

Distribusi air dijadwalkan sebagai berikut:

Pukul 08.00–14.00 WIB untuk Jalan Berlian 8, Berlian 2 Atas, Berlian Raya Blok M, R, dan L serta Jalan Zamrud.

Pukul 14.00–19.00 WIB untuk Berlian 2 Bawah, Berlian 3, 4, dan 5, serta Mustika 8, 9, dan 13.

Pukul 19.00–08.00 WIB (keesokan hari) untuk kawasan Amplas dan sepanjang jalur Bypass.

Meski distribusi dilakukan secara bergiliran, Adhie menekankan bahwa jadwal ini sangat bergantung pada kondisi debit air harian. Karena itu, perubahan tanpa pemberitahuan bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Kami minta masyarakat segera menampung air saat giliran distribusi berlangsung. Hemat penggunaan dan perhatikan cadangan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Selain pengaturan distribusi, Perumda Air Minum juga menyiapkan langkah alternatif berupa pengiriman air menggunakan tangki ke wilayah yang tidak sama sekali mendapat aliran. Pihaknya juga membuka saluran aduan agar masyarakat bisa melaporkan kendala layanan secara langsung.

Di sisi lain, kekeringan ini menjadi peringatan akan pentingnya manajemen air yang berkelanjutan di tengah perubahan iklim. Pemerintah dan masyarakat dituntut untuk lebih bijaksana dalam penggunaan air serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi sumber daya air.(*)

×
Berita Terbaru Update