Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

5 Cara Mengelola Modal Usaha Agar Bisnis Berkembang dan Terhindar dari Kebangkrutan

18 March 2026 | 18 March WIB Last Updated 2026-03-17T19:42:00Z


BECKER.BIZ.ID-Modal usaha merupakan sumber utama untuk menjalankan sebuah bisnis. 

Modal yang digunakan di awal untuk memulai usaha saja tidak cukup, kita perlu terus mengembangkan modal usaha agar bisnis kita semakin maju dan tidak mengalami kebangkrutan. 

Kali ini, kami akan memberikan beberapa tips untuk mengatur modal usaha agar bisnis Anda dapat berkembang dan terhindar dari kebangkrutan.

Cara Efektif Mengatur Modal Usaha Agar Bisnis Bisa Berkembang dan Tidak Bangkrut

 Buat Perencanaan yang Matang

Banyak pengusaha yang mengumpulkan modal usaha tanpa perencanaan yang jelas. Uang yang berputar hanya berputar saja tanpa meningkatkan modal lebih besar. Oleh karena itu, penting untuk membuat perencanaan yang jelas dalam mengumpulkan dan mengembangkan modal usaha yang Anda miliki.

Ketahui Rasio Modal Saat Ini

Cari tahu rasio modal usaha Anda saat ini. Anda dapat membaginya dengan cara membandingkan aset lancar seperti uang tunai, persediaan, dan piutang dengan kewajiban lancar, termasuk hutang seperti pembayaran pemasok, pajak, dan kewajiban pembiayaan bisnis jangka panjang.

Jika rasio ini kurang dari satu, artinya bisnis Anda tidak memiliki cukup modal kerja untuk membayar kewajiban jangka pendek. Meskipun standar rasio ini bervariasi tergantung pada industri, rasio yang lebih besar dari satu menunjukkan bahwa bisnis Anda berada dalam posisi keuangan yang baik untuk tumbuh lebih lanjut.

Kelola Persediaan dengan Bijak

Menjaga stok barang yang berlebihan dapat mengikat sebagian besar uang tunai dan meningkatkan biaya penyimpanan. Sebagai solusi, cobalah untuk menyetok barang secukupnya. Anda dapat mengevaluasi riwayat penjualan untuk menentukan jumlah stok yang tepat.

Buat Mitigasi Risiko

Kita tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Oleh karena itu, penting untuk memikirkan kemungkinan risiko yang bisa terjadi pada usaha Anda. Misalnya, jika Anda memiliki ruang penyimpanan barang, terdapat risiko pencurian atau kebakaran. Setelah mengetahui risiko-risiko tersebut, buatlah langkah-langkah pencegahan yang sesuai.

Mengelola Faktur/Invoice

Terkadang, Anda membutuhkan dana untuk modal usaha, tetapi uang Anda masih terikat pada klien yang belum membayar faktur. Hal ini pasti pernah dialami oleh para pengusaha. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Memang, tidak mungkin kita memaksa klien untuk melunasi faktur sebelum jatuh tempo.

Oleh karena itu, Anda perlu mengelola tanggal jatuh tempo faktur dengan baik agar modal dapat terkumpul dan perusahaan tetap produktif. Namun, terkadang tanggal jatuh tempo faktur masih lama dan Anda sudah kehabisan modal. Jika ini terjadi, Anda dapat mencoba mendapatkan tambahan modal usaha melalui Digital Lending Pegadaian, yang memungkinkan Anda memperoleh tambahan modal usaha dengan jaminan faktur yang belum dibayar.(*)

×
Berita Terbaru Update