-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mabes Polri Klarifikasi Soal Video Simulator Kuda yang Viral di Media Sosial

10 March 2026 | 10 March WIB Last Updated 2026-03-10T01:49:59Z


BECKER.BIZ.ID — Mabes Polri memberikan penjelasan terkait video simulator kuda yang belakangan ini viral di media sosial dan memicu beragam komentar dari publik. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, mengungkapkan bahwa simulator berkuda tersebut merupakan bagian dari fasilitas latihan untuk anggota polisi yang bertugas di satuan berkuda. Pengadaan simulator ini menggunakan anggaran tahun 2016, dengan harga per unit mencapai Rp 1 miliar.

"Simulator ini digunakan untuk pelatihan dasar bagi polisi yang bertugas di satuan berkuda, dan ada empat unit simulator yang memiliki fungsi berbeda dalam proses latihan menunggang kuda," jelas Irjen Isir kepada wartawan pada Selasa (10/3).

Isir menambahkan bahwa masing-masing unit simulator memiliki peran tertentu dalam mendukung keterampilan polisi dalam menunggang kuda. "Pertama, simulator digunakan untuk melatih teknik dasar menunggang kuda, mulai dari berjalan, berlari, hingga galop yang merupakan gerakan lari kuda dengan ritme kaki yang seirama," ujarnya.

Selain itu, simulator kedua digunakan untuk latihan melompati rintangan atau jumping. Dua simulator lainnya dirancang untuk latihan balapan atau menguji kecepatan kuda.

Simulator berkuda ini berada di Markas Direktorat Polisi Satwa, yang terletak di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Dalam video yang beredar, tampak sejumlah anggota polisi, baik pria maupun wanita, sedang mencoba simulator tersebut dengan bimbingan instruktur. Mereka terlihat bergantian menunggang simulator, sementara di depan mereka terdapat layar monitor yang menampilkan simulasi medan berkuda yang bergerak sesuai dengan kondisi medan yang ditampilkan di layar.

Hal ini memungkinkan para anggota polisi untuk merasakan pengalaman latihan yang sangat mirip dengan kondisi berkuda yang sesungguhnya, meskipun dalam situasi yang lebih terkendali dan aman.

Isir menegaskan bahwa penggunaan simulator ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelatihan bagi anggota polisi yang bertugas di satuan berkuda. Pelatihan menggunakan teknologi canggih ini diharapkan dapat memperbaiki keterampilan mereka dalam menangani berbagai situasi yang memerlukan keahlian berkuda, baik dalam tugas patroli, pengamanan, maupun operasi lainnya.

Mabes Polri berharap, dengan adanya fasilitas pelatihan yang modern ini, para anggota polisi dapat lebih siap dalam menjalankan tugas mereka dengan keterampilan yang lebih baik.(*)

×
Berita Terbaru Update