BECKER.BIZ.ID-Kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali digelar, kali ini berlangsung di Masjid Baitul Amal, Kampuang Juar, Jorong Salido Barat, Nagari Salido Saroha, Kecamatan Ujung Gading, Senin (2/3/2026).
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.
“Safari Ramadan ini bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar aspirasi warga secara langsung,” ujarnya di hadapan jamaah.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sumbar untuk terus mendorong pembangunan di wilayah Pasaman Barat. Beberapa program strategis yang bersumber dari pemerintah pusat, kata dia, tengah diupayakan agar dapat direalisasikan di daerah tersebut, termasuk penguatan sektor pendidikan dan pengembangan kawasan pesisir.
Wagub juga mengingatkan pentingnya memakmurkan masjid tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga aktivitas keagamaannya. Ia berharap Masjid Baitul Amal dapat dimanfaatkan untuk salat berjamaah lima waktu, kegiatan pembinaan umat, serta menjadi tempat singgah yang nyaman bagi musafir.
Pada kegiatan tersebut, Pemprov Sumbar menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp25 juta untuk mendukung pembangunan masjid. Selain itu, turut disalurkan 42 mushaf Al-Qur’an dari ASN Pemprov Sumbar, tambahan lima mushaf dari Dinas Kehutanan, serta 50 paket tas bantuan dari Bank Rakyat Indonesia.
Rombongan Safari Ramadan turut didampingi sejumlah kepala OPD Pemprov Sumbar, anggota DPRD Provinsi, serta Ketua BKOW Sumbar Ny. Dianita Maulin Vasko.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasaman Barat Ihpan menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran pimpinan daerah provinsi menjadi penyemangat bagi masyarakat Ujung Gading.
Ketua Pengurus Masjid Baitul Amal, Syafrizal, juga menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan pemerintah. Ia berharap dukungan tersebut dapat mempercepat penyelesaian pembangunan masjid sehingga dapat berfungsi optimal sebagai pusat ibadah dan kegiatan masyarakat. (nda)
