BECKER.BIZ.ID-Federasi sepak bola dunia, FIFA, kembali menuai perhatian publik setelah diketahui menambahkan kategori tiket baru untuk ajang Piala Dunia FIFA 2026 tanpa pengumuman resmi. Langkah ini membuat banyak penggemar sepak bola merasa kebingungan, bahkan tidak sedikit yang mengaku terkecoh dengan sistem penjualan tiket yang diterapkan.
Sebelumnya, tiket kategori 1 dikenal sebagai kelas tertinggi yang ditawarkan kepada penonton, dengan harga mencapai 2.735 dolar AS atau sekitar Rp39 juta.
Namun, secara diam-diam FIFA menghadirkan kategori baru yang disebut “kategori depan” dengan harga jauh lebih tinggi, yakni mencapai 4.105 dolar AS atau setara sekitar Rp70 juta. Kategori ini pun langsung menjadi tiket termahal dalam ajang tersebut.
Yang menjadi sorotan, posisi tempat duduk pada kategori baru ini dinilai tidak memiliki perbedaan signifikan dibandingkan kategori 1. Keduanya sama-sama berada di area strategis, seperti tepi lapangan atau tribun bagian bawah.
Hal ini memicu pertanyaan dari para penggemar mengenai dasar penetapan harga yang dinilai tidak sebanding dengan perbedaan fasilitas yang diterima.
Tak hanya pada kategori 1, perubahan juga terjadi pada kategori 2. FIFA turut menambahkan versi “kategori depan” untuk kelas ini, dengan kisaran harga antara 1.940 hingga 2.330 dolar AS. Secara keseluruhan, kategori tambahan ini disebut akan tersedia setidaknya untuk 20 pertandingan selama turnamen berlangsung.
Penambahan kategori tiket ini dilakukan tanpa sosialisasi luas kepada publik. Bahkan, laporan menyebutkan bahwa FIFA tidak memberikan penjelasan rinci terkait kebijakan tersebut saat dimintai keterangan. Kondisi ini semakin memperkuat anggapan bahwa perubahan tersebut kurang transparan dan berpotensi membingungkan calon pembeli tiket.
Sebelumnya, sejumlah penggemar juga telah mengeluhkan sistem pembelian tiket yang dianggap tidak jelas. Beberapa di antaranya mengaku telah membeli tiket kategori 1, namun justru mendapatkan tempat duduk yang dinilai setara dengan kategori di bawahnya. Menanggapi hal ini, FIFA menyatakan bahwa kategori tiket bukanlah jaminan lokasi tempat duduk secara spesifik, melainkan hanya sebagai panduan dalam memilih area stadion.
Kebijakan tersebut menimbulkan perdebatan di kalangan penggemar sepak bola dunia, terutama terkait transparansi dan kejelasan informasi dalam proses penjualan tiket. Banyak pihak berharap FIFA dapat memberikan penjelasan lebih detail agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masa mendatang.
Sebagai informasi, Piala Dunia FIFA 2026 akan digelar di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Turnamen ini juga akan menjadi edisi pertama yang diikuti oleh 48 negara peserta, menjadikannya sebagai Piala Dunia dengan jumlah tim terbanyak sepanjang sejarah. Dengan skala yang lebih besar, antusiasme penonton diprediksi meningkat, meskipun kebijakan harga tiket menjadi tantangan tersendiri bagi para penggemar.(*)
