![]() |
| Seorang pengunjung menikmati suasana alami di kawasan wisata Banda Dareh, Nagari Minangkabau, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar. (Foto: Wanda) |
Tanah Datar, Becker.biz.id— Kawasan wisata Banda Dareh di Jorong Badinah Murni, Nagari Minangkabau, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, mulai mencuri perhatian sebagai salah satu destinasi wisata baru di Sumatera Barat. Mengusung konsep wisata keluarga yang memadukan keindahan alam, spot rekreasi, kuliner, dan wahana kekinian, Banda Dareh kini menjadi tujuan favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Terletak di kawasan yang masih asri, Banda Dareh menawarkan panorama alam pedesaan yang menenangkan. Hamparan hijau dan suasana sejuk menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Selain menyuguhkan pemandangan alam, pengelola juga menghadirkan berbagai fasilitas pendukung yang ramah keluarga. Sejumlah spot foto, area bermain anak, hingga pusat kuliner menjadi daya tarik yang membuat kawasan ini ramai dikunjungi, terutama pada akhir pekan dan musim liburan.
Keberadaan Banda Dareh tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga mulai memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Sejumlah warga memanfaatkan meningkatnya kunjungan wisatawan dengan membuka usaha kuliner, menjual produk UMKM, hingga menyediakan berbagai layanan pendukung wisata.
Wali Nagari dan tokoh masyarakat setempat menyambut positif perkembangan kawasan wisata tersebut. Mereka menilai Banda Dareh menjadi salah satu potensi yang dapat mendorong kemajuan nagari melalui sektor pariwisata berbasis masyarakat.
"Selain menjadi tempat rekreasi, kehadiran Banda Dareh juga membuka peluang usaha bagi masyarakat. Dampaknya mulai dirasakan oleh pelaku UMKM dan warga sekitar," ujar salah seorang warga yang ditemui di lokasi.
Dengan terus berkembangnya fasilitas dan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, Banda Dareh dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu ikon wisata baru di Kabupaten Tanah Datar. Dukungan masyarakat dan pengelolaan yang berkelanjutan diharapkan mampu menjadikan destinasi ini sebagai motor penggerak ekonomi sekaligus sarana promosi potensi Nagari Minangkabau kepada wisatawan yang datang dari berbagai daerah. ( Wanda)
