![]() |
| Muharlion |
Padang, Becker.Biz.Id — Persoalan narkoba, tawuran pelajar, aksi geng motor hingga sulitnya sebagian anak mendapatkan sekolah negeri menjadi perhatian DPRD Kota Padang. Dewan menilai persoalan tersebut membutuhkan penanganan yang lebih konkret karena langsung bersentuhan dengan keamanan dan masa depan masyarakat.
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, mengatakan persoalan tersebut menjadi bagian dari aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. DPRD, menurutnya, memiliki fungsi pengawasan terhadap kebijakan dan program yang dijalankan Pemerintah Kota Padang, selain fungsi anggaran dan pembentukan peraturan daerah.
Terkait maraknya narkoba, tawuran pelajar dan aksi geng motor yang dinilai semakin meresahkan, Muharlion mengatakan penanganannya tidak cukup hanya mengandalkan tindakan setelah kejadian.
Menurutnya, pemerintah bersama DPRD perlu memperkuat upaya pencegahan dengan menyediakan ruang kegiatan yang positif bagi generasi muda, sekaligus memperkuat pembinaan karakter dan ketertiban lingkungan.
"Melalui alokasi program kerja yang terarah dalam APBD, kita terus memperkuat pembinaan karakter generasi muda, menegakkan ketertiban umum, serta memperluas ruang kegiatan kepemudaan yang positif dan produktif," katanya.
Di sisi lain, persoalan pendidikan juga masih menjadi keluhan masyarakat. Sejumlah orang tua mengaku anak mereka tidak diterima di sekolah negeri, baik pada jenjang sekolah dasar, sekolah lanjutan tingkat pertama maupun sekolah lanjutan tingkat atas.
Muharlion menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan daya tampung, pembangunan sekolah baru yang belum mencukupi serta persebaran sekolah yang belum sepenuhnya mengikuti kebutuhan masyarakat.
"Untuk itu ke depan tentu haruslah direncanakan pembangunan sekolah baru dengan mempertimbangkan penyebarannya sesuai yang dibutuhkan masyarakat serta melakukan pembinaan terhadap sekolah-sekolah swasta secara maksimal sehingga mutunya lebih baik," tegasnya.
Menurutnya, penguatan sekolah swasta juga penting agar orang tua memiliki pilihan pendidikan yang layak ketika anaknya belum memperoleh tempat di sekolah negeri.
Dengan peningkatan mutu sekolah swasta, anak yang tidak tertampung di sekolah negeri tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas tanpa harus terkendala persoalan daya tampung.
"Dan ini juga sudah ada beberapa solusi yang kita lakukan bersama," pungkasnya. (tin)
