-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Keindahan "Saribu Rumah Gadang" di Sungai Pagu Jadi Magnet Wisata Budaya Solok Selatan

10 August 2026 | 10 August WIB Last Updated 2026-08-11T06:46:13Z

 

Pemandangan seribu rumah gadang dari ketinggian. (Foto : Mar Afrilia)

Solok Selatan, Becker.Biz.Id --– Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan kini menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang mulai banyak diperbincangkan. Kawasan ini dikenal dengan nama *"Saribu Rumah Gadang"* karena dipenuhi deretan rumah adat Minangkabau yang masih terjaga keasliannya.


Untuk sampai ke kawasan Saribu Rumah Gadang, pengunjung perlu menempuh perjalanan darat sekitar *4 hingga 5 jam dari Kota Padang*. Meski aksesnya cukup jauh, panorama alam dan kekayaan budaya yang ditawarkan membuat perjalanan tersebut terbayar lunas.


Di sepanjang nagari, wisatawan akan disuguhkan pemandangan ratusan rumah gadang  dengan arsitektur khas atap gonjong. Tidak hanya itu, ikon lain yang menjadi daya tarik adalah Menara Songket. Menara ini menjadi simbol kerajinan tenun songket khas Sungai Pagu yang sudah turun-temurun dan menjadi kebanggaan masyarakat setempat.


"Keberadaan Saribu Rumah Gadang ini menunjukkan bahwa budaya Minangkabau masih hidup dan dirawat oleh masyarakat. Kami berharap wisatawan datang tidak hanya untuk berfoto, tapi juga belajar tentang sejarah dan filosofi di balik setiap rumah gadang," ujar salah seorang tokoh masyarakat Nagari Koto Baru.


Selain menikmati arsitektur, pengunjung juga bisa melihat langsung proses pembuatan songket di Menara Songket, berinteraksi dengan penenun lokal, hingga mencicipi kuliner khas Solok Selatan.


Pemerintah nagari bersama dinas terkait saat ini terus berupaya membenahi akses jalan dan fasilitas pendukung agar Saribu Rumah Gadang bisa menjadi destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.


Dengan keunikan budaya dan keaslian lingkungan nagari, Saribu Rumah Gadang diyakini mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin merasakan otentisitas Minangkabau. (mrl)

×
Berita Terbaru Update