-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Makan Bajamba, Tradisi Minangkabau yang Mengajarkan Kebersamaan dan Sopan Santun

11 August 2026 | 11 August WIB Last Updated 2026-08-11T04:44:25Z
Tradisi makan bajamba di minangkabau. (Foto : Faisal)

Padang, Becker.Biz.Id — Bagi masyarakat Minangkabau, makan bersama bukan sekadar aktivitas untuk mengenyangkan perut. Ada tradisi yang disebut makan bajamba, sebuah cara makan bersama yang mengandung nilai kebersamaan, penghormatan dan tata krama.

Tradisi ini telah lama hidup di tengah masyarakat Minangkabau, Sumatera Barat. Makan bajamba biasanya dilakukan dalam sebuah kelompok dengan duduk bersama mengelilingi hidangan yang disajikan dalam satu tempat.

Satu kelompok atau jamba dapat diisi beberapa orang. Mereka menikmati hidangan yang sama secara bersama-sama. Di sinilah nilai kebersamaan terasa, karena setiap orang memiliki ruang yang sama untuk menikmati makanan tanpa membedakan latar belakang.

Bagi masyarakat di luar Minangkabau yang baru mengenal tradisi ini, makan bajamba mungkin terlihat sederhana. Namun, ada aturan dan etika yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.

Peserta makan dituntut menjaga sikap, mengambil makanan secukupnya dan memperhatikan orang lain yang berada dalam satu kelompok. Cara duduk, mengambil lauk, hingga menggunakan tangan untuk menyantap makanan juga memiliki tata krama tersendiri.

Tradisi ini sekaligus mengajarkan seseorang untuk tidak bersikap berlebihan ketika berada dalam sebuah kelompok. Makan bersama menjadi ruang untuk saling menghormati dan menjaga perasaan orang lain.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, makan bajamba memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada sekadar menikmati makanan khas Minangkabau.

"Padang Bajamba bukan sekadar menyajikan kekayaan kuliner, tetapi juga merepresentasikan nilai kebersamaan yang menjadi bagian dari jati diri masyarakat Minangkabau," katanya.

Dalam perkembangannya, makan bajamba juga dapat menjadi salah satu cara memperkenalkan budaya Minangkabau kepada masyarakat luar daerah maupun wisatawan mancanegara. Mereka tidak hanya mencicipi rendang, gulai, dendeng dan berbagai masakan khas Minang, tetapi juga memahami bagaimana masyarakat Minangkabau membangun hubungan sosial melalui makanan.

Menariknya, hidangan yang disajikan dalam makan bajamba umumnya merupakan makanan khas Minangkabau yang kaya rempah. Beragam lauk diletakkan dalam satu jamuan dan dinikmati secara bersama.

Nilai yang paling kuat dari tradisi ini adalah kebersamaan. Orang yang sebelumnya tidak saling mengenal dapat duduk dalam satu kelompok, menikmati hidangan yang sama dan berinteraksi dalam suasana yang lebih akrab.

Tradisi makan bajamba karena itu tidak hanya layak dipandang sebagai warisan kuliner, tetapi juga sebagai warisan budaya. Di tengah kehidupan modern yang semakin individual, makan bajamba mengingatkan bahwa makanan dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarmanusia.

Bagi masyarakat luar Minangkabau, mengenal makan bajamba berarti mengenal salah satu cara masyarakat Minangkabau memaknai kebersamaan, penghormatan dan kehidupan sosial melalui sebuah meja makan. (tin)

×
Berita Terbaru Update