-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tarik Lokomotif 42 Ton, KAI Divre II Sumbar Uji Kekompakan Pegawai di HUT RI ke-81

19 August 2026 | 19 August WIB Last Updated 2026-08-19T16:23:44Z


Para pegawai KAI Divre II Sumatera Barat bekerja sama menarik lokomotif BB 203 berbobot 42 ton sejauh 10 meter dalam lomba unik peringatan HUT ke-81 RI di Balai Yasa Padang, Selasa (18/8/2026). (Foto: Tris)


Padang, Becker.biz.id — Suasana berbeda terlihat di Balai Yasa Padang, Selasa (18/8/2026). Jika biasanya lomba peringatan Hari Kemerdekaan identik dengan tarik tambang, kali ini PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar lomba tarik lokomotif yang melibatkan pegawai dari berbagai unit kerja.


Dalam perlombaan tersebut, para peserta ditantang menarik lokomotif jenis BB 203 berbobot sekitar 42 ton sejauh 10 meter hingga garis finis. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar KAI Divre II Sumbar.


Sebanyak enam tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Masing-masing tim beranggotakan 12 orang yang harus bekerja sama menarik lokomotif menggunakan tali yang telah dipasang pada badan lokomotif. Tim dengan catatan waktu tercepat keluar sebagai pemenang.


Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Lutfi Wijaya, mengatakan lomba tarik lokomotif dipilih sebagai simbol pentingnya kolaborasi dalam lingkungan kerja.


“Menarik lokomotif seberat 42 ton tentu tidak bisa dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Dibutuhkan kekompakan, komunikasi, dan kerja sama tim. Nilai-nilai itu juga yang setiap hari kami terapkan dalam operasional perkeretaapian,” kata Lutfi.


Menurutnya, keberhasilan menggerakkan lokomotif menjadi gambaran bahwa setiap unit di lingkungan KAI memiliki peran yang saling melengkapi. Mulai dari bidang sarana, prasarana, operasi, pelayanan, keamanan hingga kehumasan harus bekerja secara terkoordinasi agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.


Selain membangun semangat kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarkaryawan dari berbagai unit kerja.


“Kami ingin seluruh insan KAI tidak hanya bekerja dalam satu organisasi, tetapi juga memiliki rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar. Melalui kegiatan seperti ini, pegawai dapat saling mengenal lebih dekat di luar rutinitas pekerjaan,” ujarnya.


Salah seorang peserta, Ari Sanjaya, mengaku lomba tarik lokomotif memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan perlombaan lainnya.


“Bagian paling berat saat awal menarik karena lokomotif masih dalam posisi diam. Di situ kekompakan tim sangat menentukan, mulai dari tenaga, posisi pijakan hingga aba-aba agar tarikan dilakukan secara bersamaan. Setelah lokomotif bergerak, beban terasa lebih ringan,” katanya.


Pada perlombaan tersebut, Tim Kolaboratif berhasil mencatatkan waktu terbaik dan keluar sebagai juara. Tim ini diperkuat oleh Gema Fauzani Aprimarza, Najiburrahman, Syafrizon, Yoga Syafriadi, Ari Sanjaya, Nofrizal Hasan, Yusuf Hendryan, Rivo Dinata, Ade Nofendri Yamalta, Azwirman, Feri Gunawan, dan Rahadi Fareza.


Selain lomba tarik lokomotif, KAI Divre II Sumbar juga menggelar berbagai perlombaan tradisional lainnya seperti balap karung, balap kelereng, estafet tepung, dan gantung keranjang yang diikuti pegawai dari berbagai unit kerja.


Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menilai lomba tarik lokomotif memiliki makna yang relevan dengan dunia kerja di lingkungan perkeretaapian.


“Untuk menggerakkan sesuatu yang berat diperlukan kekuatan bersama, komunikasi yang baik, dan koordinasi yang solid. Nilai-nilai tersebut juga menjadi kunci dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujarnya.


Melalui rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI tersebut, KAI Divre II Sumbar berharap semangat kebersamaan, soliditas, dan kolaborasi antarkaryawan semakin kuat sehingga dapat mendukung pelayanan yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat pengguna jasa kereta api. ( Tris)

×
Berita Terbaru Update