![]() |
| Pemasangan pin emas kepada 12 tokoh yang dinilai berkontribusi dalam pembangunan kota Padang (Foto : sri agustini) |
Padang, Becker.Biz.Id — Perkembangan Kota Padang tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan pembangunan fisik, tetapi juga oleh kontribusi masyarakat yang bekerja di berbagai bidang. Hal itu tercermin dari 12 tokoh yang mendapat apresiasi pada momentum Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 di gedung DPRD Padang, Jumat (7/8/2026).
Kedua belas tokoh tersebut memiliki latar belakang kontribusi yang berbeda, mulai dari seni dan budaya, keagamaan, pemberdayaan perempuan, sosial, lingkungan hidup, kemanusiaan, kepemudaan, koperasi dan UMKM, pendidikan, kesehatan, kemasyarakatan hingga komunikasi dan teknologi informasi.
Mereka yang mendapat apresiasi tersebut adalah Syarifudin untuk bidang Seni, Budaya dan Adat Istiadat; Dr. (Can) Syamsul Akmal S.Ag., MM., bidang Keagamaan; Yefri Heriani, S.Sos., M.Si., bidang Pemberdayaan Perempuan; serta Zulhardi Z. Latif, S.H., M.M., bidang Sosial.
Selanjutnya Prof. Dr. Ir. H. James Hellyward, MS., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., bidang Lingkungan Hidup; Abdul Rahim, S.Sos., bidang Kemanusiaan; Drs. H. Yusman Kasim, MM., bidang Kepemudaan dan Olahraga; serta Ali Umar Nurta, CH.M., bidang Penggerak Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
Kemudian Zainal Akil, S.Pd., bidang Pendidikan; Dr. dr. Muhammad Riendra, Sp.BTKV., bidang Kesehatan; Aiptu Dafit Rico Dermawan bidang Kemasyarakatan; serta Widya Navies bidang Komunikasi dan Teknologi Informasi.
Beragamnya bidang kontribusi tersebut menunjukkan bahwa perkembangan sebuah kota tidak bertumpu pada satu sektor. Aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, budaya, teknologi hingga pemberdayaan masyarakat saling berkaitan dalam membentuk ekosistem kota.
Salah satu bidang yang memiliki keterkaitan langsung dengan ekonomi masyarakat adalah koperasi dan UMKM. Penguatan usaha kecil menjadi penting karena sektor tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menciptakan penghasilan sekaligus membuka kesempatan kerja.
Begitu pula sektor komunikasi dan teknologi informasi yang semakin berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi. Perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi, memasarkan produk dan menjalankan usaha membuat kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi semakin penting.
Kontribusi di bidang pendidikan dan kesehatan juga memiliki dampak terhadap kualitas sumber daya manusia. Sementara bidang seni, budaya, olahraga dan lingkungan ikut menentukan kualitas kehidupan masyarakat serta daya tarik sebuah kota.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan bahwa pembangunan kota diarahkan pada transformasi ekonomi yang tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga memperkuat produktivitas, kualitas sumber daya manusia, kesempatan kerja dan kapasitas usaha lokal.
"Dengan latar belakang kontribusi yang beragam tersebut, 12 tokoh yang mendapat apresiasi pada HJK ke-357 dapat dilihat sebagai gambaran mengenai banyaknya sektor yang ikut menopang perkembangan Kota Padang," katanya.
Menururnya, perjalanan Kota Padang ke depan tidak hanya membutuhkan pembangunan infrastruktur dan investasi, tetapi juga keterlibatan masyarakat dari berbagai bidang. Peran tersebut menjadi penting agar perkembangan ekonomi dan sosial kota dapat berjalan lebih merata. (tin)
