-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

DPRD Padang Soroti Sampah, UMKM hingga Pariwisata yang Belum Maksimal

10 August 2026 | 10 August WIB Last Updated 2026-08-10T08:03:37Z

 

Ketua DPRD saat rapat paripurna istimewa DPRD Padang (Foto : BY)

Padang, Becker.Biz.Id — Pengelolaan sampah, penguatan ekonomi masyarakat, kualitas pelayanan publik hingga pengembangan pariwisata menjadi sejumlah pekerjaan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius di Kota Padang.

Persoalan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Padang Muharlion dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 di ruang sidang utama DPRD Kota Padang, Jumat (7/8/2026).

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah peningkatan volume sampah seiring bertambahnya penduduk dan aktivitas ekonomi. Kondisi itu dinilai membutuhkan perubahan pola pengelolaan agar persoalan sampah tidak hanya diselesaikan dengan mengangkut dan membuangnya.

Muharlion mendorong pengurangan sampah sejak dari sumbernya, termasuk pemilahan, daur ulang dan pemanfaatan kembali. Menurutnya, kebersihan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat.

“Budaya hidup bersih harus menjadi gerakan bersama demi mewujudkan Kota Padang yang sehat, nyaman, dan berwawasan lingkungan,” ujarnya.

Di sektor ekonomi, DPRD menilai potensi Kota Padang sebagai pusat perdagangan dan jasa di Sumatera Barat masih dapat dimanfaatkan lebih optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penguatan UMKM menjadi salah satu hal yang dinilai penting. Pemerintah daerah didorong memperluas akses pembiayaan dan pemasaran, menciptakan iklim usaha yang kondusif serta mendorong ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Upaya tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan memperkuat pendapatan pelaku usaha kecil.

Muharlion juga menyoroti kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah dan transparan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan pemerintahan perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak dipersulit oleh proses administrasi yang panjang.

Transformasi digital, kata dia, perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas aparatur dan pengawasan. Dengan demikian, digitalisasi tidak hanya menjadi perubahan sistem, tetapi benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Persoalan sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam pembangunan Padang. Peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan, penguatan karakter generasi muda, penurunan stunting hingga peningkatan keterampilan tenaga kerja dinilai harus mendapat perhatian berkelanjutan.

“Investasi terbaik bagi masa depan adalah investasi pada manusia,” katanya.

Sementara di sektor pariwisata, Padang dinilai memiliki modal besar berupa kekayaan alam, sejarah, kuliner dan budaya Minangkabau. Potensi tersebut perlu dikelola agar manfaat ekonominya lebih banyak dirasakan masyarakat lokal.

Pengembangan destinasi, penyelenggaraan event budaya, penguatan ekonomi kreatif serta promosi pariwisata menjadi sejumlah langkah yang dinilai dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Muharlion berharap berbagai potensi yang dimiliki Kota Padang tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat. (tin)

×
Berita Terbaru Update