Medan Labuhan, Becker.biz.id — Perwakilan warga Lingkungan 19 dan 21 Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, mengaku kecewa karena belum memperoleh tanggapan dari manajemen Fuel Terminal Medan terkait keluhan aroma bahan bakar minyak (BBM) yang disebut mengganggu aktivitas masyarakat.
Sebanyak lima orang perwakilan warga kembali mendatangi Fuel Terminal Medan pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB untuk menanyakan tindak lanjut surat permohonan audiensi yang sebelumnya telah disampaikan kepada pihak perusahaan.
Perwakilan warga, Rahman, mengatakan masyarakat berharap pihak Fuel Terminal Medan segera merespons keluhan yang telah disampaikan agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
"Kami mengajukan permohonan audiensi karena ingin menyampaikan keresahan masyarakat secara baik-baik. Warga mengeluhkan aroma BBM yang diduga berasal dari aktivitas terminal bahan bakar dan menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan lingkungan sekitar," ujar Rahman.
Menurutnya, hingga saat ini masyarakat belum menerima kepastian terkait jadwal audiensi maupun penjelasan resmi dari pihak perusahaan.
Rahman menegaskan warga menginginkan penyelesaian melalui dialog dan berharap manajemen Fuel Terminal Medan segera membuka ruang komunikasi dengan masyarakat.
Sementara itu, sejumlah warga menyatakan akan kembali mendatangi Fuel Terminal Medan secara lebih besar apabila hingga batas waktu yang mereka tentukan belum ada tanggapan dari pihak perusahaan.
"Jika dalam beberapa hari ke depan tidak ada respons, masyarakat berencana datang kembali untuk meminta kejelasan terkait surat audiensi yang telah diajukan," kata salah seorang warga.
Ketua Umum Medan Utara Pers (MUP), S.E. Damanik, menilai pihak perusahaan perlu segera memberikan respons terhadap aspirasi masyarakat guna mencegah munculnya ketegangan di tengah warga.
"Keluhan masyarakat sebaiknya ditindaklanjuti melalui komunikasi yang terbuka. Dengan begitu, persoalan yang dikeluhkan warga dapat dijelaskan dan dicarikan solusi bersama," ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, Fuel Terminal Manager Pertamina Labuhan Deli, Teddy Manuputty, belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan belum memperoleh respons.
Sementara itu, petugas keamanan yang berjaga di lokasi menyampaikan bahwa kedatangan warga telah dilaporkan kepada pihak manajemen untuk ditindaklanjuti.
Berita ini akan diperbarui apabila pihak Fuel Terminal Medan memberikan tanggapan atau penjelasan resmi terkait keluhan yang disampaikan masyarakat. ( Tuah Sembiring)
