-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Empat ABK Anambas Selamat Setelah KM Samudra Jaya Tenggelam, Pemulangan dari Malaysia Disiapkan

10 August 2026 | 10 August WIB Last Updated 2026-08-09T23:37:31Z
Upaya saat penyelamatan oleh tim (Foto : voi)


Anambas, Becker.Biz Id — Empat anak buah kapal (ABK) KM Samudra Jaya Kelautan yang sempat hilang kontak di perairan Kepulauan Anambas kini dipastikan selamat. Keempat warga Kabupaten Kepulauan Anambas tersebut berhasil dievakuasi kapal nelayan Malaysia setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam.

Saat ini, proses pemulangan keempat ABK ke tanah air tengah dikoordinasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dan otoritas Malaysia.

Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman mengatakan, seluruh kru KM Samudra Jaya Kelautan telah tiba dengan selamat di Dermaga LKIM Kuantan, Malaysia, pada Sabtu (8/8/2026) pagi.

“Hingga pagi tadi, setelah berkoordinasi dengan MRSC Kuantan, kami telah memastikan seluruh kru KM Samudra Jaya Kelautan yang berjumlah empat orang telah tiba dengan selamat di Dermaga LKIM Kuantan,” kata Abdul Rahman.

Keempat ABK tersebut yakni Samsul Bahri (54), warga Air Asuk; Azan (41), warga Teluk Siantan; Awang (65), warga Air Sena; dan Handay Yadi (40), warga Kuala Maras.

Mereka ditemukan kapal nelayan Malaysia bernomor PAF 5061 pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 01.00 waktu Malaysia. Setelah dievakuasi, keempat korban kemudian mendapat penanganan sementara di bawah koordinasi Maritime Rescue Sub Centre (MRSC) Kuantan.

Berdasarkan kronologi yang diperbarui tim SAR, KM Samudra Jaya Kelautan berangkat dari Air Sena, Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, menuju Batam pada 1 Agustus 2026 sekitar pukul 09.00 WIB dengan membawa muatan ikan.

Kapal barang berbobot 10 GT tersebut dijadwalkan tiba di Batam pada 2 Agustus 2026. Namun dalam perjalanan, kapal mengalami kerusakan mesin di sekitar 36 nautical mile (NM) atau sekitar enam jam perjalanan dari Pulau Berakit, Bintan.

Kapal yang kehilangan tenaga kemudian hanyut terbawa arus ke arah utara hingga memasuki perairan Malaysia. Pada Rabu (5/8/2026) malam, KM Samudra Jaya Kelautan dilaporkan pecah dan akhirnya tenggelam.

Keselamatan empat ABK tersebut tidak lepas dari koordinasi pencarian dan pertolongan lintas negara. Kantor SAR Natuna melalui Pos SAR Anambas berhasil melakukan komunikasi dengan salah satu korban pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 18.40 WIB.

Selanjutnya, seluruh kru tiba di Dermaga LKIM Kuantan pada Sabtu sekitar pukul 05.30 waktu Malaysia atau 04.30 WIB. Mereka kemudian menjalani proses administrasi dan pemenuhan dokumen dasar di Markas Besar Maritim Negara Bagian Pahang.

Dengan seluruh ABK telah ditemukan dalam kondisi selamat, operasi SAR terhadap KM Samudra Jaya Kelautan memasuki tahap penutupan. Seluruh unsur SAR yang sebelumnya dikerahkan dikembalikan ke satuan masing-masing.

Dalam operasi tersebut, pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya RIB 02 Natuna, KRI, helikopter Sikorsky S-76C PK-PUW milik PT Medco Energy, serta sejumlah kapal nelayan dari Kabupaten Kepulauan Anambas.

Koordinasi juga dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, TNI, Polri, BPBD, SROP, HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas, serta Maritime Rescue Coordination Centre (MRCC) Putrajaya dan MRSC Kuantan Malaysia.

Abdul Rahman menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dan evakuasi hingga keempat ABK dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

“Operasi SAR hari keenam telah selesai dilaksanakan dan diusulkan untuk ditutup. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada MRCC Putrajaya dan MRSC Kuantan, serta seluruh unsur SAR di dalam negeri yang telah bekerja maksimal,” ujarnya.

Setelah proses administrasi di Malaysia selesai, Kantor SAR Natuna bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas akan melanjutkan koordinasi dengan pihak terkait untuk memulangkan keempat ABK ke Indonesia. (def)

×
Berita Terbaru Update