-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tanda Tangan Elektronik Dipakai, Perumda Air Minum Padang Pangkas Ketergantungan Administrasi Manual

20 August 2026 | 20 August WIB Last Updated 2026-08-21T11:12:48Z
Uji coba tanda tangan elektronik oleh Dirut Perumda AM Padang. (Foto: Wanda Nurma Saputri)

Padang, Becker.Biz.Id — Perumda Air Minum Kota Padang mulai mendorong perubahan pola kerja internal dengan memperluas penggunaan sistem administrasi berbasis digital. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemanfaatan tanda tangan elektronik (TTE) untuk mempercepat alur surat-menyurat dan pengambilan keputusan perusahaan.


Penerapan tersebut diperkuat melalui sosialisasi dan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (SPKS)

) antara Perumda Air Minum Kota Padang, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE), Kamis (20/8/2026).


Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengatakan digitalisasi dibutuhkan agar proses administrasi perusahaan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dokumen dan tanda tangan secara manual.


Menurutnya, sistem elektronik memungkinkan pekerjaan tetap berjalan meskipun jajaran direksi sedang berada di luar kantor.



“Ketika direksi sedang tidak berada di tempat, urusan surat-menyurat perusahaan tetap bisa diselesaikan. Operasional tidak harus menunggu tanda tangan manual,” ujar Hendra.


Hendra mengatakan penerapan TTE nantinya tidak hanya terbatas pada jajaran direksi. Sistem tersebut direncanakan diterapkan secara bertahap hingga ke unit-unit kerja di lingkungan Perumda Air Minum Kota Padang.


“Ini digitalisasi yang pasti akan mempermudah pelayanan. Nantinya sistem ini tidak hanya diterapkan di tingkat direksi, tetapi akan diberlakukan hingga ke bagian bawah,” katanya.


Menurutnya, perubahan sistem administrasi tersebut diharapkan dapat memangkas waktu proses, mengurangi penggunaan dokumen fisik dan membuat pekerjaan menjadi lebih tertib.


Keamanan Data Jadi Perhatian


Percepatan digitalisasi juga diikuti dengan kebutuhan memperkuat keamanan informasi. Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN, Brigjen TNI Berty B.W. Sumakud, mengingatkan agar setiap transformasi digital tidak mengabaikan aspek keamanan.



“Semua sistem harus memiliki perspektif keamanan, termasuk informasi-informasi penting di dalamnya,” tegas Berty.


Ia mengapresiasi langkah Perumda Air Minum Kota Padang yang menggandeng BSSN dalam memperkuat keamanan informasi perusahaan.


Menurut Berty, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama membangun ekosistem digital yang aman, termasuk dalam pengelolaan informasi institusi.


“Kami mengapresiasi Perumda Air Minum Padang untuk menjamin keamanan informasi di lingkungannya. Kolaborasi seperti ini juga membantu pemerintah dalam menjaga ruang siber di Indonesia,” ujarnya.


Administrasi Lebih Mudah Dilacak


Asisten II Pemerintah Kota Padang, Didi Ariyadi, mengatakan pengalaman penggunaan TTE di lingkungan pemerintahan menunjukkan adanya perubahan dalam proses administrasi.


Selain mempercepat proses, sistem elektronik memungkinkan keberadaan dan tahapan suatu dokumen diketahui secara lebih mudah.


“Sejak menggunakan TTE, banyak sekali kemudahan yang kita rasakan. Semua surat sudah melalui aplikasi elektronik sehingga prosesnya lebih cepat dan bisa dilacak,” ungkap Didi.


Menurutnya, sistem tersebut juga membantu meningkatkan transparansi karena proses dokumen dapat dipantau dari setiap tahapan.



“Kita bisa mengetahui di mana prosesnya, berapa lama dan apa masalahnya. Semuanya transparan, tidak mudah dipalsukan dan memberikan keamanan,” katanya.


Terhubung dengan Layanan Digital


Kepala BSrE, Jonathan Gerrard, menyebut kerja sama dengan Perumda Air Minum Kota Padang merupakan bagian dari proses transformasi menuju pelayanan yang semakin berbasis digital.


Ia berharap digitalisasi dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMD dan BUMN.



“Ini merupakan bentuk transformasi dari Perumda Air Minum Padang untuk mempercepat layanan digital,” kata Jonathan.


Sementara itu, Didi juga menilai transformasi tersebut dapat melengkapi inovasi digital yang sebelumnya telah dikembangkan Perumda Air Minum Kota Padang, termasuk aplikasi Kaba Aia.


“Dengan adanya kerja sama ini, tentu akan semakin memudahkan Perumda Air Minum karena semua sudah bergerak ke sistem digital. Kita juga sudah memiliki aplikasi Kaba Aia yang mendapat sambutan baik dari masyarakat,” ujarnya.


Dengan penerapan TTE dan penguatan keamanan informasi, Perumda Air Minum Kota Padang tidak hanya mengejar kecepatan administrasi, tetapi juga berupaya membangun sistem kerja yang lebih mudah ditelusuri, aman dan efisien.


Transformasi tersebut selanjutnya diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan perusahaan kepada masyarakat. (wanda)

×
Berita Terbaru Update