BECKER.BIZ.ID - Dalam dunia bisnis kuliner, memiliki saluran penjualan yang kuat dan beragam adalah kunci utama untuk mencapai pertumbuhan yang signifikan.
Salah satu peluang besar yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha kuliner adalah kanal big order atau catering.
Pesanan dalam jumlah besar dari perusahaan, acara, atau event khusus tidak hanya memberikan omset yang tinggi dalam waktu singkat, tetapi juga membuka peluang untuk membangun relasi jangka panjang dengan pelanggan korporat yang loyal.
Namun, membangun kanal big order bukanlah perkara mudah.
Dibutuhkan strategi khusus, persiapan matang, serta sumber daya yang memadai agar penjualan dalam skala besar dapat berjalan lancar dan memberikan keuntungan optimal.
Tidak cukup hanya mengandalkan nomor kontak di kartu nama atau spanduk “Terima Big Order” di depan outlet, melainkan perlu ada sistem, tim, serta rencana yang terstruktur dan profesional agar bisnis catering dapat berkembang secara berkelanjutan.
Artikel ini akan membahas secara lengkap 10 langkah penting yang harus Anda lakukan untuk membangun kanal big order atau catering dalam bisnis kuliner. Dari persiapan investasi, perekrutan tim, hingga strategi pemasaran dan pelayanan terbaik kepada klien B2B, semua akan dijelaskan agar Anda dapat mengelola bisnis catering dengan lebih efektif dan mencapai target omset yang diinginkan.
Dengan langkah-langkah ini, Anda tidak hanya memperluas pangsa pasar, tetapi juga memperkuat pondasi bisnis kuliner Anda ke depannya.
10 Langkah Membangun Kanal Big Order atau Catering dalam Bisnis Kuliner
Komitmen Berinvestasi
Membangun big order memerlukan komitmen dan anggaran khusus, seperti untuk gaji personil, peralatan, dan promosi. Anggap investasi ini sebagai bagian penting yang harus dikelola secara serius.
Alokasikan Budget, Tim, dan Proyeksi Bisnis
Siapkan anggaran untuk membangun tim dan program big order. Buat proyeksi pendapatan, biaya, dan potensi keuntungan agar pelaksanaan lebih terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Rekrut Tim yang Kompeten
Pilih personil yang memiliki kemampuan dan jaringan (channel) yang kuat, misalnya dari latar belakang hotel, restoran, atau manajemen event. Tim yang kompeten bisa mempercepat pencapaian target.
Buat Job Description, Reward, dan Punishment yang Jelas
Tetapkan target penjualan dan laba untuk tim big order. Job description, sistem reward dan punishment harus jelas dan tertulis agar semua anggota paham tugas dan tanggung jawabnya.
Berikan Pelatihan dan Pengetahuan Pasar B2B
Tim perlu mendapatkan pelatihan khusus mengenai strategi sales big order, layanan pelanggan, dan negosiasi. Jika perlu, gunakan jasa konsultan atau trainer profesional.
Susun Strategi Marketing dan Sales yang Kreatif
Buat daftar target yang harus di-follow up secara rutin. Pastikan semua data prospek tersimpan dalam database perusahaan agar tidak hilang jika personil resign.
Siapkan Budget Promosi dan Akuisisi
Alokasikan anggaran untuk promosi, seperti membuka booth di pameran, beriklan di Google Ads, Instagram, LinkedIn, atau membagikan flyer kepada pelanggan yang sudah ada.
Atur Strategi Menu Big Order dan Catering
Gunakan bahan baku yang sudah ada agar efisien, namun tetap fleksibel menerima permintaan tambahan selama menguntungkan. Pastikan harga jual sesuai target profit.
Evaluasi dan Perbaikan Secara Berkala
Lakukan evaluasi rutin untuk mengukur efektivitas strategi dan biaya yang dikeluarkan. Terus lakukan perbaikan sampai menemukan aktivitas yang konsisten berhasil.
Berikan Pelayanan Terbaik untuk Klien B2B
Pelayanan kepada klien bisnis harus istimewa dan personal, seperti komunikasi intensif, ucapan ulang tahun, atau kirim hadiah kecil agar klien loyal dan melakukan repeat order.
Itulah informasi mengenai 10 Langkah Membangun Kanal Big Order atau Catering dalam Bisnis Kuliner.
Semoga bermanfaat. (*)
