-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perpustakaan di Sumbar Tak Lagi Sekadar Tempat Baca, Warga Bisa Belajar Keterampilan hingga Kembangkan Usaha

08 August 2026 | 08 August WIB Last Updated 2026-08-08T13:11:52Z
Gedung perpustakaan Sumbar

Padang, Becker.Biz.Id— Perpustakaan kini mulai dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat, bukan hanya untuk membaca buku, tetapi juga sebagai tempat belajar keterampilan, mencari informasi, hingga mengembangkan potensi ekonomi.

Konsep tersebut menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat 2026 yang berlangsung di Auditorium Gubernuran Sumbar, Padang, Sabtu (8/8/2026).

Kepala Perpustakaan Nasional RI, E. Aminudin Aziz, mengatakan peningkatan budaya membaca tidak dapat hanya mengandalkan pengelola perpustakaan. Keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar literasi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Urusan literasi adalah pekerjaan bersama yang dikerjakan bersama, maka harus jadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Melalui program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), masyarakat didorong memanfaatkan perpustakaan sesuai kebutuhan. Ruang literasi dapat digunakan untuk mengikuti pelatihan, berdiskusi, memperoleh pengetahuan baru, maupun mencari informasi yang mendukung kegiatan usaha.

Bagi pelaku usaha kecil, misalnya, akses terhadap informasi mengenai pemasaran, pengemasan produk, teknologi digital hingga pengelolaan keuangan dapat menjadi pengetahuan tambahan yang membantu mengembangkan usaha.

Begitu pula bagi pelajar dan masyarakat umum. Perpustakaan dapat menjadi ruang alternatif untuk belajar dan mendapatkan bahan bacaan di tengah semakin banyaknya informasi yang beredar melalui internet.


Di Sumatera Barat, Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) pada 2025 tercatat 54,8 dan masih berada dalam kategori rendah. Angka tersebut menunjukkan bahwa kebiasaan membaca dan pemanfaatan sumber informasi masih perlu diperluas.

Karena itu, perpustakaan dituntut tidak hanya menyediakan koleksi buku, tetapi juga menghadirkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan teknologi digital, kegiatan pelatihan dan ruang interaksi menjadi bagian yang dapat membuat perpustakaan lebih dekat dengan warga.

Asisten Administrasi Umum Sumbar, Medi Iswandi, mengatakan penguatan layanan perpustakaan perlu dibarengi dengan inovasi dan pemanfaatan teknologi digital.

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumbar, Jumadi, menyebut koordinasi antardaerah diperlukan untuk menyelaraskan program perpustakaan sekaligus mengevaluasi layanan yang telah berjalan. (erd)

×
Berita Terbaru Update